RADARSOLO.COM– Arus balik Lebaran mulai terasa di wilayah Kabupaten Wonogiri.
Puncak pergerakan kaum boro yang kembali ke perantauan diprediksi terjadi Kamis (26/3/2026), bertepatan dengan pelaksanaan sejumlah program balik gratis menuju Jakarta dan kota-kota besar lainnya.
Berdasarkan pantauan lapangan di kawasan Kecamatan Wonogiri Kota dan Selogiri pada Selasa (24/3/2026), jalanan terpantau mulai padat.
Iring-iringan kendaraan berpelat nomor luar daerah tampak mendominasi arus lalu lintas dari Simpang Empat Pokoh menuju ke arah utara (Solo).
Kepadatan serupa juga terasa di simpang lampu merah Tugu Pusaka, Kecamatan Selogiri. Meski ramai, arus lalu lintas tetap mengalir lancar tanpa kemacetan berarti.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Wonogiri Waluyo membenarkan adanya peningkatan volume kendaraan tersebut.
"Kalau di jalan umum, kepadatan arus kendaraan yang keluar meninggalkan wilayah Wonogiri memang sudah mulai terasa sejak Senin (23/3/2026) malam," terangnya.
Berdasarkan pencatatan tim Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) di Jembatan Timbang Wonogiri pada Senin (23/3), volume kendaraan yang keluar dari Wonogiri sebanyak 33.958 unit.
Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan kendaraan yang masuk yakni sebanyak 25.982 unit.
Mengingat Wonogiri memiliki banyak jalur alternatif, angka riil pergerakan kendaraan di lapangan dipastikan jauh lebih besar dari data tersebut.
Waluyo memprediksi gelombang arus balik akan semakin masif pada Rabu (25/3) hingga mencapai puncaknya pada Kamis (26/3).
Baca Juga: Kabar Gembira! Pelatihan Vokasi Kemnaker 2026 Hapus Syarat Tahun Lulus, Simak Cara Daftarnya
"Puncaknya kami prediksi jatuh pada tanggal 26," imbuhnya.
Geliat arus balik juga mulai kentara di Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri.
Koordinator Terminal, Agus Hasto Purwanto, mencatat pada Senin (23/3), sebanyak 4.265 penumpang telah diberangkatkan meninggalkan Wonogiri menggunakan 162 armada bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP).
"Arus balik memang sudah mulai terasa, tetapi kami belum bisa memastikan kapan puncaknya untuk penumpang bus. Semuanya masih terus kami pantau," kata Agus.
Ia menambahkan, angka keberangkatan penumpang bus AKAP dipastikan akan melonjak tajam dalam beberapa hari ke depan, seiring dengan jadwal pemberangkatan program balik gratis dari pemerintah.
"Rabu (25/3/2026) ada pemberangkatan balik gratis dari Kemenhub, lalu dilanjutkan pada Kamis (26/3/2026) untuk program balik gratis dari Dishub DKI Jakarta," pungkasnya. (al)
Editor : Tri wahyu Cahyono