RADARSOLO.COM- Koperasi membutuhkan kemudahan pelayanan akses pinjaman modal kerja dan atau investasi.
Kondisi tersebut direspons Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) dengan menggelar sosialisasi kerja sama dan rapat koordinasi dalam peningkatan Bisnis Swamitra Solo Raya, Selasa (14/11/2023).
"Ini adalah salah satu bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap kemajuan koperasi. LPDB ini merupakan salah satu satuan kerja di Kementerian Koperasi dan UKM," terang Direktur Bisnis LPDB KUMKM Krisdianto Soedarmono di sela rakor.
LPDB, kata Krisdianto, siap memberikan kemudahan terhadap koperasi, baik simpan pinjam maupun sektor riil untuk mengajukan modal.
Kemudahan itu bisa diakses lewat website, media sosial, call center dan beberapa kanal lainnya.
"Ini adalah bagian dari jemput bola kami. Output-nya, semakin banyak koperasi yang melakukan pengajuan, maka semakin baik,” jelas Krisdianto.
Produk dan jasa yang disediakan LPDB jelas sangat memihak kepada koperasi, dengan bunga yang ringan yakni 6 persen efektif. Tanpa ada provisi dan biaya administrasi.
Dengan adanya sosialisasi tersebut, maka LPDB bisa menjadi salah satu alternatif bagi pengelola koperasi mendapatkan dana pinjaman dengan bunga yang murah.
Karena sumber dana yang dikelola LPDB bersumber dari APBN.
Sementara itu, Kepala Departemen Swamitra Zulfikar Andiko mendukung program LPDB yang memberikan kemudahan dalam pengembangan koperasi di Indonesia. (rud/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono