Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Saham BBRI Tembus 48 Kali Lipat, Perjalanan 22 Tahun Melantai di Bursa Efek Indonesia

Syahaamah Fikria • Rabu, 17 Desember 2025 | 03:15 WIB
BRI berada di posisi ke-114 bank terbesar dunia dan peringkat keempat di Asia Tenggara.
BRI berada di posisi ke-114 bank terbesar dunia dan peringkat keempat di Asia Tenggara.

RADARSOLO.COM — Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) telah menorehkan perjalanan gemilang selama 22 tahun sejak pertama kali tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 November 2003.

Saat melakukan penawaran umum perdana (IPO), BRI melepas 3,81 miliar saham dengan harga Rp875 per lembar.

Jika dihitung dengan aksi korporasi seperti stock split dan rights issue, harga saham BBRI saat ini telah meningkat sekitar 48 kali lipat dari harga IPO.

Sejak pencatatan awal, saham BBRI menunjukkan tren pertumbuhan yang stabil dan konsisten.

Hanya dalam empat tahun pertama, kapitalisasi pasar BRI menembus Rp100 triliun, menandai kepercayaan pasar yang terus meningkat.

Momentum ini berlanjut pada tahun-tahun berikutnya. Seperti pada tahun 2013 ketika kapitalisasi pasar mencapai Rp200 triliun, lalu meningkat lagi menjadi Rp300 triliun pada 2015.

Untuk memperkuat likuiditas dan memperluas basis investor ritel, BRI melaksanakan dua kali stock split.

Pertama, pada Januari 2011 dengan rasio 1:2. Kemudian, yang kedua pada November 2017 dengan rasio 1:5.

Strategi ini membuat harga saham lebih terjangkau dan menarik bagi investor individu.

Memasuki awal dekade 2020-an, kinerja saham BBRI tetap positif seiring fundamental perseroan yang stabil.

Pada 2022, kapitalisasi pasar BBRI berhasil menembus Rp700 triliun.

Tren penguatan berlanjut sepanjang 2023, hingga saham BBRI mencapai level all time high.

Menjelang akhir tahun, harga saham ditutup pada Rp5.725 per lembar pada 28 Desember 2023, yang berkontribusi pada kapitalisasi pasar sekitar Rp867 triliun.

Meski sepanjang 2025 saham BBRI mengalami fluktuasi akibat kondisi global dan domestik yang tidak menentu, sejumlah analis tetap menilai fundamental BRI kokoh.

Per September 2025, kapitalisasi pasar BBRI tercatat Rp591,1 triliun, menempatkan BRI di posisi ke-114 bank terbesar dunia dan peringkat keempat di Asia Tenggara.

Corporate Secretary BRI, Dhanny menyatakan, perjalanan BBRI di pasar modal selama lebih dari dua dekade mencerminkan konsistensi strategi bisnis dan transformasi berkelanjutan.

Hal ini menjadi fondasi utama dalam memperkuat posisi BRI sebagai perusahaan pelat merah dengan kapitalisasi pasar terbesar di Indonesia.

“Menginjak usia ke-130 tahun, BRI terus menciptakan nilai ekonomi dan bisnis, termasuk pertumbuhan laba dan aset. Dampaknya akan meningkatkan dividen serta nilai saham, sehingga memberi manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutur Dhanny. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#BRI #HUT Ke 130 #harga saham #Kapitalisasi pasar #BBRI