RADARSOLO.COM - Dunia musik Indonesia berduka atas kepergian penyanyi senior Yetty Wijaya, yang ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Bandung pada Senin (25/8/2025).
Kabar ini dibagikan oleh pengamat musik sekaligus sahabat mendiang, Stanley Tulung melalui akun media sosialnya.
Menurut dia, jenazah Yetty pertama kali ditemukan oleh sang kakak sekitar pukul 11.00 WIB.
Saat berkunjung untuk memeriksa keadaan sang adik, kakaknya mendapati Yetty sudah dalam kondisi kaku, meninggal di kamar.
“Jadi ketahuan meninggal karena kakaknya datang ke rumah, tapi jenazahnya sudah kaku. Jadi sulit menentukan waktu persisnya,” ujar dia, Selasa (26/8/2025).
Profil dan Karier Yetty Wijaya
Yetty Wijaya lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, dan dikenal sebagai salah satu penyanyi pop melankolis paling ikonik pada era 1980-an. Suara khasnya membuat lagu-lagunya mudah dikenali dan dicintai banyak penggemar.
Salah satu tembang paling populer yang membesarkan namanya adalah 'Ratapan Pengantin', lagu yang penuh nuansa haru dan menjadi favorit banyak pendengar.
Selain itu, Yetty juga turut mengisi soundtrack film 'Catatan Si Boy V' (1991), memperkuat eksistensinya di dunia hiburan.
Selama kariernya, Yetty banyak membawakan karya ciptaan komposer legendaris A. Riyanto, yang menghasilkan sejumlah lagu abadi dalam sejarah musik Indonesia.
Ia juga merupakan anggota Trio Aster, grup musik yang populer pada era 1970-an dan merilis album di label Indra Records seperti Suratan Hidup, Vol.1, dan Vol.2, bersama vokalis Chilung Ramali.
Kehidupan di Masa Tua
Memasuki era 2000-an, popularitas Yetty mulai meredup seiring perubahan tren musik nasional.
Di masa tuanya, ia lebih banyak menjalani kehidupan pribadi jauh dari sorotan publik.
Sekitar tiga minggu sebelum meninggal, Stanley Tulung sempat menjenguk Yetty di Bandung.
Dikatakan Stanley, Yetty yang mengidap diabetes memang sempat mendapat perawatan di rumah sakit.
“Jadi sekitar bulan lalu, dia sempat koma beberapa hari di rumah sakit. Setelah membaik, sekitar tiga minggu lalu saya sempat nengok dia,” tambahnya.
Kepergian Yetty Wijaya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan penggemar.
Suara khasnya dan lagu-lagu legendaris yang pernah dibawakannya, khususnya 'Ratapan Pengantin', akan terus menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah musik pop melankolis Indonesia. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria