Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Hamish Daud Bagikan Kabar Duka, Sosok Sang Kakek yang Meninggal Ternyata Pernah Dianugerahi Penghargaan Kehormatan Australia

Syahaamah Fikria • Kamis, 13 November 2025 | 01:00 WIB
Hamish Daud sampaikan kabar duka sang kakek meninggal.
Hamish Daud sampaikan kabar duka sang kakek meninggal.

RADARSOLO.COM – Di tengah proses perceraiannya dengan penyanyi Raisa, aktor Hamish Daud membagikan kabar duka.

Melalui akun Instagram pribadinya, Hamish mengumumkan bahwa sang kakek, Peter Wyllie, meninggal dunia di usia 99 tahun.

Dalam unggahannya, Hamish menulis pesan penuh haru mengenang sosok kakek yang begitu ia cintai dan hormati.

Ia mengabarkan bahwa abu mendiang akan ditebar di Terrigal Point, Australia, lokasi yang memiliki kenangan mendalam bagi keluarga besarnya.

“Kakek saya, Peter Wyllie, meninggal dunia dan abunya akan ditebar di Terrigal Point. Ini adalah salah satu ombak favorit saya semasa kecil, juga favorit keluarga Wyllie selama tiga generasi. Kakek, ayah, dan saya tumbuh di sini, berselancar bersama selama lebih dari 80 tahun,” tulis Hamish dalam unggahannya, Rabu (12/11/2025).

Sosok Kakek, Pejuang Perang Dunia II yang Dihormati

Tak hanya dikenal sebagai sosok yang hangat bagi keluarga, Peter Wyllie juga merupakan veteran Perang Dunia II yang dihormati di Australia.

Ia pernah bertugas dalam perang tersebut dan baru-baru ini dianugerahi Medali Order of Australia (OAM) — salah satu penghargaan tertinggi dari pemerintah Australia.

Penghargaan itu diberikan atas dedikasi sang kakek selama delapan dekade di dunia surf life saving, yang mempromosikan keamanan air dan menyediakan layanan penyelamatan selancar, bersama Terrigal Surf Club.

“Peter bertugas pada Perang Dunia II dan baru-baru ini dianugerahi medali Order of Australia (OAM) atas 80 tahun komitmennya terhadap Surf Life Saving bersama Terrigal Surf Club,” tulis Hamish mengenang jasa sang kakek.

Keluarga besar Wyllie memang dikenal sebagai keluarga peselancar yang sudah turun-temurun menjaga tradisi laut di Terrigal Point.

Bahkan, Hamish menyebut bahwa kecintaannya pada alam dan laut merupakan warisan langsung dari keluarganya.

Mulai dari kakek buyutnya yang berjuang di Gallipoli pada Perang Dunia I, hingga Peter Wyllie yang berkontribusi besar dalam penyelamatan jiwa di pantai.

“Era pria sejati. Dari kakek buyut saya yang bertempur di Gallipoli hingga Kakek Peter yang menjaga keselamatan di laut. Mereka semua pria tangguh yang mengabdikan hidup untuk keluarga dan kemanusiaan,” tulis Hamish.

Hamish juga menggambarkan kakeknya sebagai figur panutan yang menjalani hidup penuh kehormatan, baik di dalam maupun di luar air.

Di usia hampir satu abad, Peter Wyllie tetap aktif dan dihormati sebagai salah satu tokoh senior komunitas peselancar Australia.

“Pada usia 99 tahun, Peter telah menjalani hidup penuh kehormatan, baik di luar maupun di dalam air. Ia dicintai banyak orang. Selamat beristirahat dengan tenang, Kakek Peter,” tulis Hamish menutup pesannya.

Dalam unggahan tersebut, Hamish juga membagikan beberapa kolase foto kenangan bersama sang kakek. Termasuk sejumlah medali dan foto lawas sang kakek saat di laut.

Di slide terakhir, Hamish Daud juga menyertakan foto tampak belakang dirinya menggendong putri tercinta Zalina di pantai sambil membawa papan selancar. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#hamish daud #kabar duka #australia #kakek #meninggal #raisa