RADARSOLO.COM - Melihat dan mempelajari jejak manusia purba tidak hanya bisa dilakukan di Museum Sangiran, Sragen saja. Namun juga bisa di Museum Manusia Purba Sangiran Klaster Dayu.
merupakan salah satu wisata budaya di Kabupaten Karanganyar terletak di Desa Dayu, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar.
Museum Manusia Purba Sangiran Klaster Dayu menyimpan peninggalan kehidupan sejak jutaan tahun silam seperti manusia dan budaya, fauna, serta rekaman perubahan lingkungan Sangiran.
Sebagai informasi, Desa Dayu ini yang berada di wilayah Karanganyar ini merupakan salah satu situs yang penting di Sangiran.
Situs ini banyak menyimpan kekayaan memori kehidupan sejak jutaan tahun silam, baik itu kehidupan flora, fauna, maupun manusia dan budayanya, serta merekam perubahan lingkungan yang pernah terjadi di Sangiran jutaan tahun silam.
Informasi yang terpendam dalam lapisan-lapisan tanah purbanya perlu untuk diketahui masyarakat luas.
Itulah mengapa pada tahun 2013 dibangun sebuah museum yang menyajikan temuan-temuan penting dari Situs Dayu secara khusus dan Situs Sangiran secara umum.
Berdiri di atas lahan yang khusus dipilih dan dirancang sebagai sajian contoh lapisan tanah dari 4 zaman dalam rentang masa 100 ribu hingga 1,8 juta tahun silam, Museum Dayu menjelma menjadi pusat informasi tentang perlapisan tanah purba dan budaya manusia jenis Homo erectus terlengkap.
Dilansir dalam laman Kemendikbud, Museum Dayu di Klaster Dayu hadir dengan informasi yang populer disertai tata pamer dan display menarik, serta sentuhan teknologi terkini menjadikan museum ini layak menjadi tujuan wisata edukasi dan sumber ilmu pengetahuan tentang masa lalu.
Di museum ini, para pengunjung akan diajak berjalan menuruni tangga menuju masa jutaan tahun silam.
Setelah diselingi dengan ruang Diorama tentang kehidupan Homo erectus jenis arkaik dan Ruang Galeri Pameran, pengunjung diajak menuju masa 1,2 juta tahun silam pada lapisan Pucangan.
Disini juga terdapat ruang pamer yang menyajikan temuan artefak tertua di Indonesia setya bukti-bukti penemuan perkakas Homo erectus.
Museum Manusia Purba Sangiran Klaster Dayu buka pada hari Selasa hingga Minggu dari jam 09.00 – 15.30 WIB.
Pada hari Senin, museum ini tutup dan dimanfaatkan petugas untuk melakukan perawatan dan pembersihan terhadap koleksi museum dan perangkat pendukungnya
Sementara itu, harga tiket masuk untuk wisatawan lokal maupun mancanegara adalah Rp. 5.000,-
Fasilitas yang disediakan di museum ini adalah area parkir, gazebo, area bermain, toilet, mushola, anjungan, ruang pamer serta tempat oleh-oleh. (dam)
Editor : Damianus Bram