Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pencarian Pemancing Tenggelam di Sungai Mbean Kalijirak Karanganyar Ditemukan setelah 14 Jam Operasi SAR, Begini Kronologinya

Rudi Hartono RS • Jumat, 6 Juni 2025 | 23:56 WIB
Tim SAR evakuasi jasad pemancing warga Kalijirak, Tasikmadu, Karanganyar yakni Agus Nurdianto, 39 yang meninggal karena tenggelam, Jumat (6/6/2025). (Rudi Hartono/Radar Solo)
Tim SAR evakuasi jasad pemancing warga Kalijirak, Tasikmadu, Karanganyar yakni Agus Nurdianto, 39 yang meninggal karena tenggelam, Jumat (6/6/2025). (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Kepanikan menyelimuti keluarga Agus Nurdianto, 39, setelah pria asal Desa Kalijirak, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar tak kunjung pulang usai memancing di Sungai Mbean pada Kamis (5/6/2025) malam.

Pencarian pun dilakukan hingga larut malam sebelum akhirnya melibatkan Tim SAR gabungan. Setelah hampir 14 jam operasi, jasad Agus ditemukan di dasar sungai, Jumat (6/6/2025).

Kapolres Karanganyar AKBP Hadi Kristanto melalui Kapolsek Tasikmadu AKP Teguh Sardiyanto mengungkapkan, kronologi kejadian bermula saat Agus berpamitan kepada keluarganya untuk memancing di aliran Sungai Mbean, tepatnya di kawasan Desa Bendoreno RT 3/1.

Namun hingga malam menjelang, keberadaannya tidak diketahui. Pihak keluarga yang cemas mencoba menyusuri area tempat biasa Agus memancing. Yang mereka temukan justru sepeda, alat pancing, dan tas milik Agus di tepi sungai.

Kapolsek menambahkan, pencarian dimulai sejak Kamis malam. Lantaran tak kunjung ketemu, kemudian paginya tim gabungan fokus di kedalaman.

Tim segera menerjunkan satu regu penyelam untuk menyisir aliran Sungai Mbean. Fokus pencarian berada di radius 500 meter dari titik ditemukannya barang-barang korban.

”Tim dibagi menjadi dua. Satu tim menyisir dari permukaan, satu lagi melakukan penyelaman,” jelas kapolsek.

Menurut kapolsek, medan pencarian cukup menantang. Selain aliran sungai yang cukup deras, dasar sungai juga dipenuhi lumpur dan bebatuan besar, yang menyulitkan proses evakuasi.

”Penyelaman dilakukan dengan sangat hati-hati. Visibilitas di bawah air hampir nol karena keruh. San tim hanya mengandalkan perasaan dan alat pencari dasar air,” tambahnya.

Sekitar pukul 10.08, korban akhirnya berhasil ditemukan. Jasad Agus berada di kedalaman sekitar tiga meter dalam posisi tersangkut di bebatuan dasar sungai.

Proses evakuasi dilakukan dengan cepat dan hati-hati untuk menjaga kondisi jenazah. Untuk selanjutnya diserahkan ke keluarga. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#karanganyar #sar #memancing #tasikmadu #Kapolres Karanganyar AKBP Hadi Kristanto