RADARSOLO.COM - Pelaksanaan Uji Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar Tahun 2025 diwarnai absennya satu peserta.
Dari tujuh pejabat yang dinyatakan lolos seleksi administrasi, hanya enam yang hadir mengikuti proses asesmen yang digelar panitia seleksi.
Peserta yang tidak hadir diketahui bernama Hari Kuntjoro, Penelaah Teknik Kebijakan pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah.
Kepala BKPSDM Karanganyar Nur Aini Farida membenarkan adanya peserta yang absen tersebut.
Satu peserta itu yakni tidak lain adalah Hari Kuntjoro, salah satu pejabat Penelaah Teknik Kebijakan BPSDMD Provinsi Jateng.
"Iya Satu orang tidak hadir tanpa alasan,” terang Nur Aini Farida saat dihubungi Radarsolo.com, Kamis (6/11/2025) malam.
Dengan demikian, hanya enam peserta yang dipastikan melanjutkan tahapan seleksi terbuka dan kompetitif pengisian jabatan sekda Karanganyar.
Yakni Aris Martopo (Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Transmigrasi, Energi, dan Sumber Daya Mineral), Bambang Djatmiko (Asisten Administrasi Umum Setda).
Kemudian Dwi Cahyono (Kepala Bappeda Litbang), Hendro Prayitno (Kepala BPBD), Kurniadi Maulato (Kepala BPKD), dan Yopi Eko Jati Wibowo (Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Karanganyar).
Mereka semua merupakan pejabat internal di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar.
Dalam pelaksanaan uji kompetensi tersebut menggunakan metode assessment center.
Digelar pada 6–7 November 2025 di Harris Hotel Solo.
BKPSDM Karanganyar bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret (UNS) sebagai fasilitator kegiatan.
Kegiatan sendiri dibuka oleh Pj Sekda Karanganyar Zulfikar Hadidh, serta dihadiri Tuhana selaku Koordinator Organisasi dan Tata Laksana UNS, tim LPPM UNS, panitia seleksi terbuka, dan jajaran BKPSDM Karanganyar.
Dalam sambutannya, Tuhana menegaskan pentingnya metode assessment center sebagai instrumen objektif dalam menilai potensi, integritas, dan kemampuan manajerial calon pejabat.
“Diharapkan melalui uji kompetensi ini dapat terpilih Sekretaris Daerah yang profesional, berintegritas, dan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif di Kabupaten Karanganyar,” ujarnya. (rud/adi)
Editor : Adi Pras