Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Ubah Pendadaran Jadi Gerakan Sosial, Calon Anggota PSHT Karanganyar Bersihkan Fasilitas Umum

Rudi Hartono RS • Minggu, 7 Juni 2026 | 19:27 WIB
Sejumlah calon warga PSHT membersihkan fasilitas umum di Karanganyar, Minggu (7/6/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)
Sejumlah calon warga PSHT membersihkan fasilitas umum di Karanganyar, Minggu (7/6/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Karanganyar Pusat Madiun mengambil langkah berbeda dalam pelaksanaan tahapan pendadaran calon warga tahun ini.

Kegiatan yang identik dengan pembekalan menjelang pengesahan tersebut dialihkan menjadi aksi bakti sosial serentak di seluruh wilayah Kabupaten Karanganyar, Minggu (7/6/2026).

Ribuan peserta yang terdiri dari sekitar 800 calon warga baru bersama warga senior dan pengurus PSHT turun langsung ke berbagai fasilitas publik. Mereka melakukan kerja bakti, penghijauan, hingga penataan padepokan di masing-masing ranting.

Baca Juga: IKPI Desak Pemerintah Terbitkan UU Konsultan Pajak, Ini Tiga Alasan Utamanya

Ketua PSHT Cabang Karanganyar Pusat Madiun Sutarmo mengatakan, pengalihan kegiatan pendadaran menjadi bakti sosial merupakan bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai luhur organisasi secara nyata kepada para calon warga.

Menurutnya, calon warga tidak hanya perlu dibekali kemampuan fisik dan mental, tetapi juga kepedulian sosial terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

”Kami ingin adik-adik calon warga tidak hanya ditempa secara fisik dan mental, tetapi juga diasah kepekaan sosialnya untuk peduli terhadap kebersihan dan kelestarian alam di lingkungan tempat tinggal mereka. Sekaligus menunjukkan bahwa PSHT Pusat Madiun ramah kepada semua masyarakat Karanganyar,” ujarnya.

Baca Juga: Polres Sragen Jaring Atlet E-Sport Mobile Legends hingga Tingkat Kecamatan

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di 17 ranting kecamatan di bawah naungan PSHT Cabang Karanganyar.

Sejak pagi, para peserta menyebar ke sejumlah lokasi seperti masjid, pasar tradisional, lapangan, makam umum hingga fasilitas organisasi untuk melaksanakan kerja bakti.

Selain membersihkan fasilitas publik, peserta juga melakukan penanaman pohon di sejumlah titik yang dinilai membutuhkan penghijauan.

Baca Juga: Bencana Kekeringan Mengintai, Kursi Kepala BPBD Karanganyar Malah Kosong

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan sekaligus mendukung upaya menjaga keseimbangan alam di wilayah Karanganyar.

Wakil Ketua PSHT Cabang Karanganyar Bidang Keorganisasian Suwarso menambahkan, kegiatan itu menjadi sarana pembelajaran langsung bagi calon warga untuk mengimplementasikan ajaran organisasi dalam kehidupan bermasyarakat.

”Hari ini kami serentak turun ke fasilitas-fasilitas publik, mulai pasar, masjid, lapangan hingga makam, sekaligus menanam pohon untuk masa depan Karanganyar. Kami ingin menanamkan prinsip Memayu Hayuning Bawana, ikut menjaga dan memperindah dunia, bukan sekadar teori di atas kertas, tetapi langsung diwujudkan melalui kerja bakti,” katanya.

Baca Juga: Bocah di Jenar Sragen Korban Perampokan Dihabisi Siang Bolong, Polres Gandeng Polda Jateng Ungkap Pelaku

Menurut Suwarso, seorang warga PSHT harus mampu menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat. Karena itu, nilai pengabdian dan kepedulian sosial menjadi salah satu aspek penting yang ditanamkan kepada calon warga baru.

”Menjadi warga PSHT artinya harus siap menjadi pelayan dan pelindung bagi masyarakat di sekitarnya,” tegasnya.

Langkah mengalihkan pendadaran menjadi kegiatan sosial tersebut mendapat respons positif dari berbagai elemen masyarakat.

Selain memberikan manfaat langsung bagi lingkungan, kegiatan itu juga dinilai mampu mempererat hubungan antara organisasi pencak silat dengan masyarakat sekitar. (rud/adi)

 

Editor : Adi Pras
#memayu hayuning bawana #psht #karanganyar #pelestarian lingkungan #PSHT Pusat Madiun