RADARSOLO.COM – Bursa perebutan kursi Ketua DPC Partai Demokrat Karanganyar mulai memanas. Ketua DPC petahana Tri Haryadi memutuskan tidak kembali maju pada Musyawarah Cabang (Muscab) serentak Partai Demokrat Jawa Tengah.
Di saat bersamaan, Wakil Ketua DPRD Karanganyar Supriyanto resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua DPC di Kantor DPD Partai Demokrat Jawa Tengah, Semarang, Sabtu (4/7/2026).
”Tantangan pemilu ke depan makin berat. Saya yang saat ini sudah berusia 62 tahun memutuskan untuk tidak meneruskan jabatan sebagai Ketua DPC Karanganyar. Saya ingin ada regenerasi, karena kader-kader muda Demokrat di Karanganyar yang potensial itu sangat banyak,” ujar Tri Haryadi, Minggu (5/7/2026).
Baca Juga: Ringin Kembar Sewurejo, Penunjuk Jalan Gerilyawan Karanganyar di Masa Agresi Militer Belanda
Tri menegaskan, keputusannya tidak maju bukan karena minim dukungan. Bahkan, niat tersebut telah disampaikan kepada jajaran pengurus dan kader sejak Rapat Kerja Cabang (Rakercab) pada awal Januari 2026 lalu. Karena itu, dia memastikan tidak akan ikut campur dalam proses suksesi kepemimpinan.
”Saya mengikuti aturan dan ritme dari DPD. Sama sekali tidak ada intervensi dari saya. Siapa pun monggo kalau mau mendaftar,” tegasnya.
Di tengah terbukanya bursa pencalonan, Supriyanto menjadi salah satu kader yang langsung mengambil kesempatan.
Baca Juga: Donasi Rp 901 Juta Warga Sragen Berwujud Tiga Balai Rakyat di Aceh Tamiang
Politikus yang juga menjabat wakil Ketua DPRD Karanganyar itu menyerahkan berkas pendaftaran didampingi keluarganya.
Menurut Supriyanto, pencalonannya merupakan bentuk komitmen untuk ikut membesarkan Partai Demokrat sekaligus memperkuat budaya demokrasi di internal partai.
”Bagi saya, pendaftaran ini adalah momentum untuk terus belajar berdemokrasi bersama sesama kader dan para senior Partai Demokrat. Ini menjadi ruang untuk bertukar gagasan demi kemajuan partai,” katanya.
Baca Juga: Eks Pelatih Persika Karanganyar Resmi Jadi Asisten Pelatih Timnas U-17
Dia menegaskan tidak menjadikan hasil akhir sebagai orientasi utama. Baginya, kompetisi dalam organisasi merupakan proses yang harus dijalani secara sehat dan bermartabat.
”Soal hasil saya tidak mempersoalkannya. Menang atau kalah adalah hal yang lumrah dalam organisasi. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita menjaga marwah demokrasi agar tetap berjalan dengan baik, sehat, dan bermartabat,” ujarnya.
Supriyanto berharap proses Muscab mampu melahirkan kepemimpinan yang solid dan mampu memperkuat konsolidasi Partai Demokrat hingga tingkat akar rumput.
Baca Juga: Sragen Utara Mulai Krisis Air, BPBD Kirim Bantuan Perdana ke Gesi
Sementara itu, tahapan penjaringan calon Ketua DPC merupakan bagian dari agenda muscab serentak Partai Demokrat Jawa Tengah sebelum ditetapkan kepengurusan definitif. (rud/adi)
Editor : Adi Pras