RADARSOLO.COM – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP di Kabupaten Karanganyar tahun ini membawa angin segar bagi sejumlah sekolah pinggiran.
Beberapa sekolah yang selama ini kesulitan mencari siswa mulai menunjukkan peningkatan jumlah pendaftar.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar Hendro Prayitno mengatakan, secara umum pelaksanaan SPMB SMP berjalan lancar.
Baca Juga: Empat SDN di Karanganyar yang Krisis Murid Belum akan Di-Regrouping
Hampir seluruh sekolah telah memenuhi kuota rombongan belajar (rombel), meski masih ada beberapa sekolah kategori grid 2 dan 3 yang belum terisi maksimal.
”Alhamdulillah, tidak ada SMP negeri yang sama sekali tidak mendapatkan murid. Memang masih ada beberapa yang belum memenuhi rombel, tetapi jumlahnya tinggal sekitar tiga sekolah,” ujarnya, Senin (6/7/2026).
Salah satu sekolah yang menunjukkan perkembangan signifikan adalah SMPN 2 Jatipuro. Tahun lalu sekolah tersebut hanya menerima 16 siswa.
Baca Juga: Sekolah Mangkrak di Sragen akan Dimanfaatkan untuk Pengembangan Tenis Meja
Tahun ini jumlahnya meningkat menjadi 32 siswa atau telah memenuhi satu rombel penuh sesuai ketentuan.
Menurut Hendro, peningkatan itu menunjukkan pemerataan peserta didik mulai berjalan. Sekolah-sekolah yang selama ini kurang diminati perlahan mulai mendapatkan kepercayaan masyarakat.
Meski demikian, persoalan masih dijumpai di sekolah yang berada di wilayah perbatasan. Di SMPN 1 Colomadu misalnya, sejumlah calon siswa memilih menarik berkas setelah dinyatakan diterima di sekolah Kota Solo.
Baca Juga: Duh, Karanganyar Tertinggi Kasus IMS Se-Jateng, Penyebaran Didominasi Faktor Ini
”Karena pengumuman Solo hampir bersamaan, ada beberapa siswa yang akhirnya memilih sekolah di sana. Itu memang menjadi tantangan bagi sekolah-sekolah yang berbatasan langsung dengan daerah lain,” jelasnya.
Ia memastikan pendaftaran jalur luring untuk jenjang SMP telah resmi ditutup. Dengan kondisi saat ini, disdikbud tidak akan membuka pendaftaran tambahan karena mayoritas sekolah telah memenuhi kebutuhan rombel. (rud/adi)
Editor : Adi Pras