Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo Gaya hidup

10 Air Terjun di Karanganyar yang Wajib Dikunjungi, dari Ikonik hingga Hidden Gem

Annas Rohmanda Purbaningrum • Selasa, 7 Juli 2026 | 13:03 WIB
Ilustrasi Wisatawan yang Sedang Berfoto-foto di Air Terjun (Gemini Generated)
Ilustrasi Wisatawan yang Sedang Berfoto-foto di Air Terjun (Gemini Generated)

RADARSOLO.COM - Karanganyar dikenal sebagai salah satu daerah di lereng Gunung Lawu yang memiliki kekayaan wisata alam. Selain udara sejuk dan panorama pegunungan, kabupaten ini juga menyimpan banyak air terjun dengan karakter yang berbeda-beda. Ada yang telah menjadi ikon wisata sejak puluhan tahun lalu, ada pula yang masih tersembunyi dan belum banyak diketahui wisatawan.

Berikut sepuluh rekomendasi air terjun di Karanganyar yang bisa menjadi destinasi saat liburan.

Baca Juga: Petani Padi Di Grogol Sukoharjo Terancam Gagal Panen Karena Ulat Grayak, Langsung Dibasmi Drone Sprayer 


1. Grojogan Sewu
Jika berbicara tentang wisata alam Karanganyar, nama Grojogan Sewu tentu menjadi yang paling dikenal. Air terjun yang berada di Tawangmangu ini memiliki dua jalur masuk. Pengunjung yang memilih Loket 1 harus menuruni lebih dari seribu anak tangga, sedangkan Loket 2 menawarkan akses yang lebih landai sehingga lebih nyaman untuk keluarga maupun lansia.

Meski sempat menjadi destinasi favorit wisatawan, jumlah pengunjung Grojogan Sewu belakangan ini mulai menurun. Hal tersebut terlihat dari banyaknya kios di sekitar kawasan wisata yang sudah tidak lagi beroperasi.
Untuk menikmati keindahan air terjun ini, pengunjung cukup membayar tiket masuk sekitar Rp27.000. Grojogan Sewu buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

2. Air Terjun Jumog
Berada di Kecamatan Ngargoyoso, Air Terjun Jumog menjadi salah satu destinasi yang hingga kini masih ramai dikunjungi. Selain menikmati air terjun, pengunjung juga dapat bermain di kolam renang, bersantai di gazebo, maupun menikmati kuliner yang tersedia di sekitar lokasi.

Akses menuju Air Terjun Jumog tergolong mudah sehingga cocok untuk wisata keluarga. Harga tiket masuknya sekitar Rp25.000.

3. Air Terjun Tlorong
Bagi pencinta wisata alam yang menyukai suasana tenang, Air Terjun Tlorong bisa menjadi pilihan. Air terjun yang berada di Kramat, Kalisoro, Tawangmangu ini masih belum banyak dikunjungi karena membutuhkan trekking yang cukup menantang.

Meski demikian, perjalanan menuju lokasi akan disuguhi suasana hutan yang masih alami sehingga cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati alam tanpa keramaian.

4. Air Terjun Pringgondani
Air Terjun Pringgondani terletak di kawasan Hutan Lindung Blumbang, Tawangmangu. Dari area parkir, pengunjung perlu berjalan kaki sekitar 30 menit untuk mencapai lokasi air terjun.

Jalur trekking yang cukup menantang akan terbayar dengan pemandangan alam yang masih asri. Tiket masuknya hanya sekitar Rp10.000 dan tersedia area untuk berkemah bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana lebih lama.

Baca Juga: Berburu Kebaya di Pasar Triwindu, Hidden Gem Fashion Vintage di Solo

5. Air Terjun Kedung Sriti
Air Terjun Kedung Sriti berada di Kalisoro, Tawangmangu. Jalur menuju lokasi relatif landai sehingga cocok bagi pemula yang ingin mencoba trekking ringan.

Dari area parkir, pengunjung hanya perlu berjalan sekitar 15 menit. Meski demikian, kawasan ini masih didominasi pepohonan yang rimbun sehingga disarankan datang bersama teman, terutama jika baru pertama kali berkunjung.

6. Air Terjun Pengantin
Terletak di Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Air Terjun Pengantin menawarkan suasana yang masih alami. Pengunjung tidak dikenakan tiket masuk dan hanya perlu membayar biaya parkir seikhlasnya kepada warga sekitar.

Perjalanan menuju lokasi didominasi jalan menanjak dengan pemandangan perbukitan yang indah. Karena belum banyak petunjuk arah, sebaiknya datang bersama teman atau meminta arahan kepada warga setempat.

7. Grojogan Jurang Jero
Grojogan Jurang Jero berada di Kalongan, Gerdu, Karangpandan. Tempat wisata ini buka selama 24 jam dan menawarkan suasana alam yang masih sangat asri.

Akses menuju lokasi cukup sempit sehingga lebih nyaman menggunakan sepeda motor. Pengunjung hanya diminta memberikan biaya masuk seikhlasnya.

8. Air Terjun Sewawar
Air Terjun Sewawar berada di Trengguli, Kecamatan Jenawi. Selama perjalanan menuju lokasi, wisatawan akan disuguhi hamparan pepohonan hijau yang menyejukkan mata.

Dengan tiket masuk sekitar Rp7.000 yang sudah termasuk biaya parkir, pengunjung dapat menikmati suasana alam yang masih tenang dan jauh dari keramaian.

9. Air Terjun Parang Ijo
Air Terjun Parang Ijo berlokasi di Girimulyo, Kecamatan Ngargoyoso. Destinasi wisata ini buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 17.00 WIB.
Selain menikmati air terjun, pengunjung juga dapat bermain di kolam renang yang tersedia.

Tiket masuk dibanderol sekitar Rp10.000 dengan biaya parkir Rp3.000. Lokasinya juga mudah dijangkau menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

10. Air Terjun Niagara
Air Terjun Niagara berada di Selere, Tengklik, Tawangmangu, tidak jauh dari kawasan Rumah Atsiri Indonesia. Meski akses menuju lokasi cukup mudah karena berada di dekat jalan raya, air terjun ini hingga kini masih belum dibuka untuk umum.

Bagi wisatawan yang penasaran, sebaiknya menunggu informasi resmi dari pengelola sebelum berkunjung agar keamanan dan kelestarian kawasan tetap terjaga.

Keindahan alam Karanganyar tidak hanya terletak pada Grojogan Sewu yang sudah melegenda. Masih banyak air terjun lain yang menawarkan pengalaman berbeda, mulai dari destinasi yang cocok untuk wisata keluarga hingga hidden gem yang menantang untuk dijelajahi.

 

Editor : Kabun Triyatno
#tawangmangu #karanganyar #air terjun #rekomendasi #wisata