Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Gaya Hidup Photo

Duh, Patung Garuda di Pertapaan Pringgodani Tawangmangu Raib Dicuri

Rudi Hartono RS • Kamis, 16 Juli 2026 | 19:27 WIB

 

Pendapa pertapaan Pringgondai di Kelurahan Blumbang, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar. (Rudi Hartono/Radar Solo)
Pendapa pertapaan Pringgondai di Kelurahan Blumbang, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar. (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Aksi pencurian menyasar kawasan wisata religi Pertapaan Pringgodani, Kelurahan Blumbang, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Senin (13/7/2026).

Patung Garuda yang ikonik di depan pendapa pertapaan raib digasak pencuri yang diduga memanfaatkan jalur tikus di area belakang pos penjagaan.

Wardi, warga setempat menceritakan, hilangnya patung tersebut pertama kali disadari oleh petugas jaga. Sebelum kejadian, diketahui ada lima orang asal Matesih yang melakukan registrasi untuk naik ke pertapaan.

Baca Juga: Tunggakan Pajak Kendaraan di Karanganyar Tembus Rp 33,6 Miliar

”Kalau cerita dari petugas, hilangnya itu malam Senin. Waktu itu memang ada lima orang yang registrasi naik. Tapi saat mereka pulang, semuanya aman dan tidak membawa apa-apa. Petugas menduga pelaku lewat jalur tikus di belakang,” ujar Wardi, Kamis (16/7/2026).

​Wardi menambahkan, patung yang hilang memiliki bentang sayap sekitar 50 sentimeter dengan tinggi kisaran 30 sentimeter.

Patung berbentuk burung garuda yang mencengkeram bola dunia tersebut dipasang di atas tugu depan pendapa pertapaan menuju jalur Sendang Panguripan.

Baca Juga: Polres Sragen Kerahkan Personel Bhabinkamtibmas Eliminasi TB Paru

Aksi pencurian ini diduga menyasar bagian kepala patung untuk motif tertentu. Namun demikian, pantung tersebut diketahui bukan termasuk benda cagar budaya (BCB).

Patung itu sengaja ditempatkan di sana sebagai marka sekaligus ornamen pelengkap kawasan pertapaan.

Saat ini, Polsek Tawangmangu bersama pihak Perhutani masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memburu keberadaan pelaku. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
pringgodani tawangmangu karanganyar benda cagar budaya Blumbang