Tiga Titik Api Masih Terpantau di Gunung Lawu Karanganyar

Rudi Hartono RS • Dipublikasikan Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:27 WIB

 

Kebakaran Gunung Lawu di wilayah Tawangmangu, Karanganyar belum sepenuhnya padam. (Rudi Hartono/Radar Solo)
Kebakaran Gunung Lawu di wilayah Tawangmangu, Karanganyar belum sepenuhnya padam. (Rudi Hartono/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng Gunung Lawu Karanganyar masih berlanjut.

Hingga Sabtu (24/10/2026), tim gabungan masih mendeteksi sekitar tiga titik api maupun kepulan asap di sejumlah sektor.

Kondisi tersebut membuat pengamanan dan penyisiran kawasan terus diperkuat. Sebanyak 400 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penyekatan, asesmen, hingga pemadaman lanjutan.

Ratusan personel tersebut disebar melalui empat pos penanganan. Yakni Pos Gondosuli, Cemoro Kandang, Tambak, dan Candi Ceto.

Baca Juga: Perbaikan SDN 2 Cepoko di Sragen yang Ambrol Diusulkan pada 2027

Koordinator Tim Pencegahan Karhutla Gunung Lawu wilayah Kabupaten Karanganyar Fauzan Al Rosid mengatakan, pengerahan ratusan personel dilakukan untuk mempercepat pelokalisasian titik api. Upaya tersebut sekaligus mencegah api kembali merambat ke kawasan lain.

”Masih ada sekitar tiga titik api serta kepulan asap yang terdeteksi di beberapa sektor. Karena itu, 400 personel gabungan dikonsentrasikan di empat pos penanganan utama untuk melakukan penyekatan, asesmen, serta pemadaman lanjutan secara cepat dan terpadu,” kata Fauzan, Sabtu (24/10/2026).

Personel gabungan berasal dari berbagai unsur. Di antaranya TNI, Polri, Perhutani, BPBD, relawan, serta instansi terkait.

Selain menangani titik api, mereka juga difokuskan untuk mengamankan jalur pendakian dan kawasan dengan vegetasi yang berpotensi menjadi jalur rambatan api.

Baca Juga: Apindo Karangnyar Dorong Pemkab Tingkatkan Layanan Izin Usaha

Penyekatan dilakukan terutama di jalur Gondosuli dan Cemoro Kandang. Langkah tersebut untuk mengantisipasi aktivitas warga maupun pendaki yang dapat mengganggu proses penanganan karhutla.

Sementara itu, tim di Pos Tambak dan Candi Ceto melakukan operasi darat serta asesmen menuju sejumlah titik yang terpantau.

Penyisiran dilakukan untuk memastikan bara api tidak kembali menyala. Fauzan mengingatkan seluruh personel dan masyarakat agar tetap waspada. Terutama terhadap perubahan arah angin yang dinamis di kawasan lereng Gunung Lawu.

Baca Juga: Silaturahmi ke Tokoh Agama, Kapolres Sragen Tegaskan Polisi Bersama Masyarakat

”Kami mengimbau seluruh relawan dan masyarakat tetap mengikuti arahan komando di posko lapangan. Keselamatan personel menjadi prioritas dalam setiap pergerakan,” tandasnya. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
jenawi gunung lawu karanganyar karhutla perhutani