Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Ketahui Nilai Trombosit Normal pada Anak, Ini Hal yang Bisa Terjadi Jika Kadar Trombosit Tinggi atau Rendah

Syahaamah Fikria • Kamis, 28 Maret 2024 | 05:37 WIB
Ilustrasi memar, yang dalam kondisi tertentu bisa menjadi tanda kadar trombosit rendah.
Ilustrasi memar, yang dalam kondisi tertentu bisa menjadi tanda kadar trombosit rendah.

RADARSOLO.COM - Trombosit adalah keping darah yang punya fungsi penting dalam proses pembekuan darah dan menghentikan perdarahan.

Sehingga sangat penting untuk menjaga nilai atau kadar trombosit tetap normal, baik untuk orang dewasa maupun anak-anak.

Namun, dalam kondisi tertentu kadar trombosit ini bisa menurun, yang disebabkan sejumlah faktor.

Di antaranya penggunaan obat-obatan hingga mengidap penyakit tertentu.

Termasuk pada anak-anak, turunnya trombosit juga bisa menjadi penanda atau indikasi si kecil mengalami gangguan kesehatan yang perlu diwaspadai.

Salah satunya demam berdarah, rubella, campak hingga masalah kesehatan serius lainnya, seperti leukimia.

Nilai trombosit yang terlalu tinggi pun akan menimbulkan masalah kesehatan serius, salah satunya serangan jantung.

Nah, bagi para orang tua ketahui nilai trombosit normal pada anak.

Pembentukan Trombosit

Trombosit dibuat di sumsum tulang bersama dengan sel darah putih dan sel darah merah.

Setelah dibuat dan diedarkan ke dalam aliran darah, mereka bisa hidup selama 8 sampai 10 hari.

Trombosit atau keping darang terlihat seperti piring kecil bila dilihat di bawah mikroskop.

Trombosit dibuat di sumsum tulang bersama dengan sel darah putih dan sel darah merah.

Trombosit akan diedarkan ke dalam aliran darah untuk menjalankan fungsinya.

Misalnya saat salah satu pembuluh darah robek karena luka dan lainnya, akan langsung dikirim sinyal ke trombosit.

Keping darah ini kemudian akan menuju ke tempat kerusakan dan membentuk gumpalan.

Sehingga darah atau perdarahan di lokasi itu bisa berhenti.

Nilai Trombosit Normal pada Anak

Untuk mengetahui kadar trombosit dalam tubuh, bisa dilakukan melalui pemeriksaan darah di laboratorium.

Nilai trombosit normal pada anak adalah 150.000 hingga 450.000 trombosit per mikroliter darah.

Bagaimana Jika Kadar Trombosit Anak Tinggi?

Nilai tombosit anak anak tinggi jika lebih dari 450.000.

Kondisi kadar trombosit tinggi ini disebut trombositosis.

Ada dua jenis trombositosis:

- Trombositosis primer atau esensial. Yakni saat sel abnormal di sumsum tulang menyebabkan meningkatnya jumlah trombosit tanpa diketahui penyebabnya.

- Trombositosis sekunder. Adalah kondisi yang sama dengan trombositosis primer, tapi bisa disebabkan kondisi atau penyakit yang sedang dialami, seperti anemia, kanker, peradangan, atau infeksi.

Pada kasus trombositosis ajan mengalami kejadian terbentuknya gumpalan darah secara tiba-tiba.

Jika hal ini tak segera diobati dan mendapat penanganan medis bisa menyebabkan serangan jantung dan stroke.

Bagaimana Jika Nilai Trombosit Anak Rendah?

Nilai trombosit anak disebut rendah atau kurang di bawah 150.000.

Kondisi trombosit rendah ini disebut trombositopenia.

Kadar trombosit bisa turun ketika ada sesuatu yang mencegah tubuh memproduksinya.

Penyebabnya bisa beberapa faktor, seperti:

- Konsumsi obat-obatan tertentu

- Punya kondisi yang diwariskan

- Mengidap jenis kanker tertentu (leukemia atau limfoma)

- Infeksi atau disfungsi ginjal

Gejala yang mungkin dialami anak saat kadar trombositnya rendah, seperti mudah memar dan sering alami perdarahan.

Perdarahan itu bisa terjadi di gusi, hidung atau mimisan, maupun saluran pencernaan.

Tips Jaga Nilai Trombosit Anak Tetap Normal

Untuk menjaga kadar trombosit anak tetap normal dan sehat, pastikan selalu memberi berbagai macam makanan bergizi.

Berikan anak makanan yang memenuhi berbagai kandungan nutrisi yang diperlukan tubuh. Mulai dari sayuran berdaun hijau, ikan berlemak, makanan yang kaya zat besi, dan buah-buahan masam, seperti jeruk.

Di sisi lain, gangguan trombosit ini juga bisa bisa diturunkan.

Oleh karena itu, sebagai orang tua juga penting untuk mengetahui kondisi kesehatan sendiri maupun anggota keluarga yang lain.

Jika memang menemukan adanya gangguan trombosit pada salah satu anggota keluarga, dianjurkan untuk memberitahukan atau berkonsultasi ke dokter.

Sehingga orang tua bisa melakukan antisipasi lebih dini, karena anak akan mendapat pantauan dari dokter. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#Demam Berdarah #anak #gangguan kesehatan #trombosit