RADARSOLO.COM - Bukit Sidoguro di Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten sudah lama diresmikan setahun lalu. Objek wisata milik Pemkab Klaten ini terus diperbarui. Berikut kondisinya terkini
Bukit Sidoguro kini semakin banyak spot foto baru yang instagramable. Karena langsung menghadap ke Rowo Jombor, ada beberapa fasilitas pendukung untuk melihat waduk buatan tersebut.
Sekadar informasi, Bukit Sidoguro beradai di Nglebak, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten.
Lokasinya mudah dicari dengan bantuan aplikasi Google Maps. Di Bukit Sidoguro ini menyajikan perbukitan dengan berbagai tanaman bunga yang estetik.
Selain itu ada pula patung hewan seperti katak, kura-kura dan rusa. Ada pula kafe, aneka minuman, dan toko cinderamata.
Bukit Sidoguro ini dikonsep untuk wisata keluarga. Tak ayal ada banyak tempat duduk yang teduh. Sehingga bisa menjadi rekomendasi tempat nongkrong yang nyaman.
Selain itu, juga terdapat tempat bermain anak. Seperti perosotan, ayunan, dan permainan memanjat.
Waktu yang tepat untuk datang ke Bukit Sidoguro ketika sore hari. Karena pemandangan cahaya sore dengan Rowo Jombor akan terlihat jelas dari atas bukit.
Salah satu pengelola Bukit Sidoguro, Lisa mengungkapkan, puncak kunjungan di Bukit Sidoguro biasanya terjadi pada malam Minggu.
”Setiap hari selalu ada pengunjung, tetapi puncaknya ya setiap malam Minggu, banyak anak muda yang kesini,” ungkap Lisa, Jumat (31/5/2024) lalu.
Untuk jam buka setiap hari sama. Mulai dari Senin sampai Minggu mulai pukul 08.00 sampai pukul 22.00.
Tiket masuknya di Bukit Sidoguro senilai Rp 5.000 plus biaya parkir senilai Rp 2.000. Harga tiket tersebut hanya berlaku dari pukul 08.00 sampai 20.00. Setelah jam itu berlaku gratis.
”Rp 5 ribu saja tetapi setelah jam 8 malam sudah free, gratis tidak dipungut biaya,” tambah Lisa.
Dengan biaya terjangkau, pengunjung sudah bisa menikmati keindahan Bukit Sidoguro dan melihat keindahan Rowo Jombor dari ketinggian.
Jika berkunjung untuk mencari spot foto yang menarik, Bukit Sidoguro salah satu tempatnya.
Pengunjung bisa memilih berfoto di pohon dari rangkaian tanaman bunga merambat yang menjadi ikon di Bukit Sidoguro. (mg3/adi)
Editor : Damianus Bram