Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Bantuan Langsung Tunai DBHCHT Senilai Rp 9,3 Miliar Sasar 7.600 Warga Klaten, Ini Pesan Bupati Sri Mulyani

Angga Purenda • Sabtu, 7 Desember 2024 | 05:22 WIB
Bupati Klaten Sri Mulyani serahkanBLT DBHCHT secara simbolis kepada para penerima di Pendapa Pemkab Klaten, Jumat (6/12/2024).
Bupati Klaten Sri Mulyani serahkanBLT DBHCHT secara simbolis kepada para penerima di Pendapa Pemkab Klaten, Jumat (6/12/2024).

RADARSOLO.COM-Ribuan buruh tani tembakau di Klaten menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Klaten Sri Mulyani, Jumat (6/12/2024).

Kepala Dinsos dan P3APPKB Klaten Puspo Enggar Hastuti mengungkapkan, penyaluran BLT DBHCHT dilaksanakan dalam dua tahap.

Tahap pertama disalurkan untuk 6.248 penerima dan tahap kedua terdapat 1.401 penerima sehingga total 7.649 penerima.

“Para penerima BLT DBHCHT ini adalah mereka yang bekerja sebagai buruh tani tembakau atau sebagai buruh pabrik rokok legal," kata Puspo.

"Beralamat di daerah yang dibuktikan dengan KTP. Bukan sebagai penerima BLT DBHCHT dari Provinsi Jawa Tengah,” imbuh dia.

Ada pun BLT DBHCHT yang disalurkan senilai Rp 9,3 miliar terbagi dalam 2 tahap.

Pada tahap pertama kali ini, total BLT yang disalurkan sebesar Rp 7,7 miliar. Sedangkan tahap kedua Rp 1,6 miliar.

“Masing-masing penerima mendapatkan Rp 300 ribu per bulan selama empat bulan. Mulai dari bulan Mei sampai dengan Agustus 2024. Penyalurannya dilaksanakan dalam satu tahap penyaluran. Dilaksanakan melalui rekening Bank Klaten,” papar Puspo.

Dia berharap, BLT DBHCHT dapat mengurangi beban para buruh tani tembakau dalam pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari akibat penurunan penghasilan karena turunnya aktivitas pertembakauan.

Sekaligus meningkatkan motivasi buruh tani tembakau di Klaten. Terutama untuk tetap beraktivitas pada bidang pertembakauan.

“Penerima bisa mengambil BLT DBHCHT sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Apabila tidak mengambil, maka akan kembali ke kas daerah,” ujar Puspo.

Baca Juga: Waspada Bencana Hidrometereologi: Tanggul Jebol hingga Pohon Bertumbangan di Sejumlah Titik Wilayah Klaten

Sementara itu, Bupati Klaten Sri Mulyani mewanti-wanti penerima BLT DBHCHT bisa memanfaatkan bantuan secara maksimal.

Terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dirinya juga meminta untuk penyaluran BLT DBHCHT tahap kedua untuk segera dicairkan.

“Mulai hari ini sampai 10 hari ke depan untuk segera dicairkan. Kalau tidak dicairkan bakal hangus. Waktunya hanya 10 hari saat jam kerja,” ujar Mulyani.

Kusmanto Ramadan, 24, penerima BLT DBHCHT asal Desa Taskombang Kecamatan Manisrenggo mengapresiasi bantuan tersebut. 

“Rencananya mau saya gunakan untuk usaha tambah ternak kambing. Buat kedepannya bisa bertambah, sehingga tidak hanya sebagai buruh tani tembakau saja. Tetapi juga memiliki penghasilan tambahan,” urainya. (ren/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#DBHCHT #Sri Mulyani #bupati #pemkab klaten #Bantuan Langsung Tunai #BLT