RADARSOLO.COM – Bencana banjir sempat melanda Kecamatan Gantiwarno, Klaten pada Sabtu (7/12/2024) karena jebolnya tanggul Sungai Avur yang berbatasan langsung di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta.
Kondisi itu membuat jajaran Polres Klaten terus meningkatkan mitigasi dan kesiapsigaan penanganan bencana.
Kesiapsiagaan itu ditunjukan dengan menggelar apel di halaman Mapolres Klaten pada Senin (9/12/2024).
Apel tersebut langsung dipimpin oleh Kapolres Klaten AKBP Warsono yang dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polres Klaten.
Termasuk perwakilan lembaga terkait Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), PMI dan Damkar Klaten.
Kapolres menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi puncak musim hujan yang diprediksi terjadi pada Desember 2024 hingga Februari 2025.
Kondisi tersebut, menurutnya, dapat meningkatkan potensi terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir, angin puting beliung hingga tanah longsor.
”Manajemen penanganan bencana alam bukan hanya dilakukan saat bencana terjadi atau pasca bencana. Tetapi harus dimulai dari upaya pencegahan, mitigasi dan kesiapsiagaan. Maka itu, sinergi antar lembaga, relawan dan tim penanggulangan bencana sangat diperlukan,” ujar AKBP Warsono.
Sementara itu, Bupati Klaten Sri Mulyani mengungkapkan intensitas hujan terus meningkat beberapa hari terakhir ini. Maka itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaannya.
”Kami di pemerintah daerah, khususnya BPBD dan seluruh camat sudah saya instruksikan di wilayahnya masing-masing. Ada juga Belanja Tak Terduga (BTT) juga masih aman. Ketika terjadi bencana, saya harapkan pemerintah bisa hadir memberikan perhatian seperti logistik,” ujar Mulyani. (ren/adi)
Editor : Adi Pras