RADARSOLO.COM - Kecelakaan tunggal yang melibatkan mobil listrik terjadi di lobi Tjokro Hotel Klaten pada Rabu (22/10/2025) siang.
Mobil tersebut nyelonong masuk setelah menabrak pintu masuk hotel yang terbuat dari material kaca.
Kemudian masuk ke lobi hingga ke area restoran sehingga sempat menyebabkan kepanikan pengunjun hotel.
Front Office Coordinator Tjokro Hotel Klaten Agung Romadhoni menceritakan, peristiwa itu terjadi karena pengemudi mobil listrik yang belum terbiasa dengan kendaraan tersebut.
Dipicu karena terlalu dalam menginjak gas hingga akhirnya nyelonong masuk ke hotel. Mobil tersebut diketahui datang dari luar hotel dan sempat dua kali parkir sebelum melaju kencang ke lobi.
”Mobil sudah parkir. Jadi memang dua kali kedatangannya. Pertama parkir di ujung sebelah sana, datang lagi parkir di tengahnya parkiran. Setelah itu maju dan langsung terjadi peristiwa itu,” terang Agung saat ditemui di lokasi kejadian, Rabu (22/10/2025).
Peristiwa itu menimbulkan kepanikan di antara pengunjung tamu hotel. Mengingat saat mobil masuk ke lobi hingga ke area restoran terdapat pengunjung yang tengah menikmati makan siang.
Diperkirakan ada sekira 20 orang di area restoran sehingga berusaha menyelamatkan diri. Terlebih lagi dengan adanya asap yang keluar dari mesin mobil.
Petugas hotel segera mengambil tindakan cepat. Termasuk mengeluarkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk antisipasi.
”Dari mesin mobilnya (arah keluar asap) sama kita langsung keluarin Apar juga. Karena takut terjadi konsleting kami langsung keluarin Apar juga," ujar Agung.
Agung menyebut mobil tersebut membawa sekitar empat hingga lima orang yang memiliki janji pertemuan di Tjokro Hotel Klaten.
Pihak hotel saat ini memilih menyelesaikan masalah kerusakan ini secara kekeluargaan dengan pengemudi.
Akibat kejadian tersebut, Agung menyebut, kerusakan terparah dialami pada pintu kaca lobi yang pecah.
Kemudian pembatas di area restoran yang terdorong. Begitu juga bagian meja front office hotel. Oleh pihak hotel total kerugian diperkirakan mencapai sekira di atas Rp 100 juta.
Ia mengungkapkan, jika peristiwa itu sempat mengganggu pelayanan di Tjokro Hotel Klaten.
”Mengganggu pasti ya karena satu, tamu-tamu juga pasti ada bertanya-tanya. Kedua, dari tamu sendiri kan merasa ini aman enggak untuk ke depannya gitu telah terjadi peristiwa seperti ini," ungkap Agung. (ren/adi)
Editor : Adi Pras