RADARSOLO.COM - Salah satu perayaan malam pergantian tahun baru di Kabupaten Klaten akan berpusat di Taman Wisata Candi (Prambanan) pada 31 Desember 2025.
Menghadirkan berbagai artis ternama seperti Padi Reborn, Denny Caknan hingga Tenxi dan Naykilla.
Perayaan itu dikemas dalam festival musik tahunan bertajuk Swara Prambanan yang digelar setiap tahunnya.
Hanya saja PT Taman Wisata Candi (TWC) atau InJourney Destination Managemen (IDM) mengambil langkah berbeda dalam perayaann tersebut.
Yakni dipastikan hadir tanpa kemeriahan pesta kembang api yang sebenarnya juga menjadi ikon dalam event tersebut.
Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk solidaritas dan empati terhadap warga terdampak bencana alam di berbagai wilayah Indonesia.
Terutama banjir bandang yang baru saja terjadi di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Direktur Komersial IDM Gistang Richard Panutur mengungkapkan bahwa meski tahun lalu Swara Prambanan masuk dalam daftar tempat dengan pesta kembang api terbaik di dunia versi New York Times Magazine, tetapi tahun ini aspek kemanusiaan menjadi prioritas utama.
"Melihat kondisi di berbagai daerah di Indonesia yang sedang dilanda kedukaan dan bencana, kami memutuskan meniadakan pesta kembang api. Ini merupakan bentuk empati kita untuk saudara-saudara yang sedang mengalami musibah," ujar Gistang dalam sesi wawancara di kawasan Prambanan, Senin (22/12/2025).
Sebagai gantinya, momen pergantian tahun di destinasi Prambanan tersebut akan dibuat lebih bermakna dengan mengajak pengunjung untuk mendoakan para korban bencana.
Termasuk adanya prosesi penyalaan lilin sebagai simbol harapan dan kebersamaan di tengah suasana duka.
Begitu juga dengan menggalang kolaborasi dengan Human Initiative melalui kampanye Suara untuk Indonesia untuk menyalurkan bantuan bagi korban bencana alam.
Meski tanpa kembang api, minat wisatawan terhadap TWC Prambanan tetap tinggi.
IDM memprediksi kunjungan selama periode Nataru mencapai 170.000 pengunjung.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Gistang menjelaskan tiga langkah strategis yang telah disiapkan pihak manajemen.
Salah satunya berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub), Polri, dan Forkopimcam untuk mengurai kepadatan di jalur menuju Candi Prambanan yang diperkirakan akan sangat padat.
"Momentum Nataru identik dengan kebersamaan. Kami ingin memastikan perayaan di Prambanan tetap berjalan lancar, namun tetap dibarengi dengan rasa tanggung jawab sosial dan empati yang mendalam," ujar Gistang.
Selain Swara Prambanan, TWC Prambanan akan dimeriahkan dengan Pasar Medang yang menyediakan aneka kuliner khas.
Begitu juga Dolan Ria yang menghadirkan taman bermain raksasa yang penuh wahana seru untuk anak-anak. Mulai dari playground, mini zoo, balance bike hingga aktivitas kreatif lainnya.
“Kami juga menyiapkan petugas garda depan (front runner) untuk menyambut wisatawan dengan standar quality tourism yang mengedepankan keamanan dan kenyamanan,” tambahnya. (ren/adi)
Editor : Adi Pras