Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Sambut Hari Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Klaten Kampanye Sadar Bencana Bareng Disabilitas di CFD

Angga Purenda • Minggu, 19 April 2026 | 16:55 WIB
Kegiatan BPBD Klaten mengampanyekan sadar bencana di Jalan Pemuda saat momen CFD, Minggu (19/4/2026). (Angga Purenda/Radar Solo)
Kegiatan BPBD Klaten mengampanyekan sadar bencana di Jalan Pemuda saat momen CFD, Minggu (19/4/2026). (Angga Purenda/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten menyemarakkan momen Car Free Day (CFD) di Jalan Pemuda.

Tepatnya di depan Gedung Sunan Pandanaran RSPD Klaten, Minggu (19/4/2026) melalui acara bertajuk "BPBD Klaten Goes to CFD".

Selain edukasi, acara dimeriahkan oleh pentas seni dari penyandang disabilitas, aksi teatrikal kebencanaan hingga layanan potong rambut gratis yang dilakukan oleh siswa SLB Ceper.

Baca Juga: Kantor Kemenhaj Boyolali Bagikan 944 Koper Haji 2026, Sauman: Warna Tahun Ini Abu-abuan, Patuhi Aturan Berat Maksimal

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Klaten Hadi Susanto menjelaskan, kampanye sadar bencana itu merupakan bagian dari rangkaian menuju puncak peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) pada 26 April mendatang.

"Hari ini kita melakukan penyiapan kepada masyarakat melalui kampanye. Kami melibatkan berbagai elemen pentahelix, mulai dari relawan, akademisi hingga teman-teman disabilitas. Ini membuktikan bahwa di Klaten, urusan bencana adalah urusan bersama," ujar Hadi saat ditemui di lokasi acara.

Di lokasi CFD, masyarakat tidak hanya menonton, tetapi juga dilibatkan dalam berbagai kegiatan menarik.

Anak-anak tampak antusias mengikuti game edukasi kebencanaan serta berfoto di area display peralatan penanggulangan bencana milik BPBD.

Terdapat teman-teman disabilitas yang tampil menghibur pengunjung CFD lewat pentas seni inklusi.

Di sisi lain, siswa SLB Ceper dengan cekatan memberikan layanan potong rambut gratis kepada pengunjung.

Baca Juga: Kampanye Hidup Bersih, Warga Gondang Sragen Gencarkan Program Jumpalitan: Ini Artinya

"Kami ingin warga tahu bahwa potensi bencana di Klaten itu ada. Kita harus bisa hidup berdampingan dengan potensi tersebut. Caranya adalah dengan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Jadi, jika terjadi bencana, kita sudah tahu harus berbuat apa sehingga korban bisa diminimalisir atau bahkan zero accident," urai Hadi.

Terkait kondisi terkini, Hadi Susanto mengungkapkan, sejak Januari hingga April 2026, telah terjadi puluhan kejadian bencana di wilayah Klaten.

Didominasi oleh angin ribut dan banjir, seperti yang baru saja terjadi di wilayah Cawas, Tulung dan Jatinom.

Ia mengingatkan warga untuk waspada terhadap fenomena cuaca saat ini. Terutama jika cuaca terasa sangat terik di siang hari.

Seringkali diikuti hujan deras dan angin kencang di sore hari.

Baca Juga: Dorong Ekonomi Baru, Gubernur Ahmad Luthfi Minta HIPMI Jateng Proaktif "Jemput Bola"

"Kami mengimbau masyarakat untuk mulai melihat lingkungan sekitar. Jika ada pohon yang terlalu tinggi atau sudah tua, segera dipangkas agar tidak membahayakan. Terutama yang dekat dengan jaringan listrik," pesannya.

Sebagai penutup rangkaian HKB 2026, BPBD Klaten dijadwalkan akan menggelar simulasi besar penanganan bencana banjir. Rencananya akan dilaksanakan di Desa Japanan, Kecamatan Cawas, pada 26 April mendatang. (ren)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#kampanye sadar bencana #disabilitas #cfd klaten #Hari Kesiapsiagaan Bencana #BPBD Klaten