RADARSOLO.COM - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten memastikan kesiapan penuh menjelang pelaksanaan penyembelihan hewan kurban yang akan berlangsung mulai Rabu (27/5/2026) besok.
Sebanyak 56 personel tim teknis dari Bidang Peternakan dikerahkan untuk memantau langsung proses penyembelihan di berbagai wilayah di Kota Bersinar.
Kepala DKPP Klaten Iwan Kurniawan menyampaikan, bahwa puluhan petugas tersebut akan disebar secara mobile ke sejumlah titik.
Baca Juga: Tiga Objek Diduga Produk Kebudayaan Era Buddha di Nepen Boyolali Dipasangi Garis Polisi
Termasuk di Masjid Raya dan Masjid Al Aqsha Klaten yang menjadi titik perhatiannya karena salah satunya akan menyembelih hewan kurban milik Presiden Prabowo Subianto.
"Kita akan kirim tim teknis dari bidang peternakan ke Masjid Raya Klaten dan Masjid Al-Aqsha. Selain itu, petugas juga disebar ke beberapa masjid di wilayah yang memang sudah kita bagi," ujar Iwan saat ditemui Jawa Pos Radar Solo di Pendapa Pemkab Klaten, Selasa (26/5/2026).
Iwan menjelaskan, total ada puluhan personel yang disiapkan menjadi tim pemantau.
Penempatan personel di lapangan akan bersifat fleksibel. Satu titik lokasi penyembelihan bisa diawasi oleh satu hingga dua petugas.
Tergantung pada tingkat kerawanan dan kepadatan jumlah hewan kurban di lokasi tersebut.
Tugas utama dari tim teknis ini adalah melakukan pengawasan post-mortem atau pemeriksaan setelah hewan disembelih.
Baca Juga: Mencari Ikan di Sungai Kedung Banteng Klego Boyolali, Lansia Ditemukan Meninggal
Hal ini dilakukan demi menjamin kualitas daging yang akan dikonsumsi oleh masyarakat.
"Petugas akan keliling sambil mengamati kondisi daging pasca-penyembelihan. Jika ditemukan ada daging atau organ dalam, seperti hati. Apabila terindikasi mengandung penyakit atau tidak layak konsumsi, maka akan langsung diamankan demi kesehatan masyarakat," tegasnya.
Sebelumnya, pengawasan secara ante-mortem atau pemeriksaan fisik luar juga telah berjalan. Secara visual, hewan kurban yang masuk ke Klaten dipastikan harus sehat, aman dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Termasuk telah memenuhi syarat syariat, seperti cukup umur (minimal dua tahun untuk sapi).
DKPP Klaten memastikan bahwa dari sisi stok atau ketersediaan hewan ternak di Klaten sangat melimpah dan berada dalam posisi yang aman untuk kurban tahun ini.
Berdasarkan data dari DKPP Klaten, potensi ketersediaan hewan ternak siap kurban di Klaten mencapai puluhan ribu ekor.
Terinci atas ketersediaan sapi sebanyak 14.375 ekor, domba 9.745 ekor dan kambing mencapai 10.325 ekor.
"Kalau dari data potensi ketersediaan tersebut, jumlahnya sangat mencukupi dan bisa dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan kurban di seluruh wilayah Klaten," ujar Iwan. (ren)
Editor : Tri Wahyu Cahyono