RADARSOLO.COM-Pemkab Klaten melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Klaten menyalurkan insentif bagi kontingen yang bakal berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026.
Penyerahan insentif tersebut berlangsung di Gedung Saroga 1 Komplek KONI Klaten, Jonggrangan, Kecamatan Klaten Utara, Minggu (6/9/2026).
Penerima insentif tercatat sebanyak 285 orang, yang terdiri atas 174 atlet, 49 pelatih, dan 62 official.
Baca Juga: Bahas APBD Perubahan 2026 Secara Maraton, DPRD Klaten Targetkan Rampung September 2026
Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Klaten, Titin Windiyarsih bersama Ketua Umum KONI Klaten Parwanto.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dewan Kehormatan KONI Klaten Otto Saksono, Pengurus Pleno KONI Kabupaten Klaten serta para tamu undangan.
Ketua Umum KONI Klaten Parwanto menyampaikan bahwa insentif tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap para atlet selama menjalani latihan.
Terutama persiapan dalam menghadapi Porprov XVII 2026 yang digelar di Semarang Raya pada 25–31 Oktober 2026.
Selain penyerahan insentif, kegiatan tersebut sengaja dikemas bersamaan dengan pemberian motivasi serta penyerahan tali asih bagi para atlet Klaten yang menorehkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
"Total ada 174 atlet, 49 pelatih, dan 62 official Porprov XVII 2026 menerima insentif dari KONI Klaten. Kami juga menyerahkan tali asih untuk 37 atlet Klaten yang berprestasi di tingkat nasional dan internasional," kata Parwanto.
Baca Juga: Lupa Matikan Api Tungku, Rumah Lansia di Kemusu Boyolali Ludes Terbakar
Parwanto meminta seluruh kontingen memanfaatkan waktu yang tersisa untuk memantapkan persiapan.
Pasalnya, ajang Porprov XVII 2026 tinggal menghitung hari. Pada gelaran tersebut, Klaten dipastikan berlaga di 31 cabang olahraga (cabor).
"Guna menghadapi Porprov, cabor-cabor sudah melakukan persiapan, baik latihan teknik, fisik, hingga menggelar try in dan try out. KONI juga telah menggelar beberapa kali tes kebugaran sejak 2025 lalu untuk mengukur stamina dan tingkat kebugaran atlet," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Disbudporapar Klaten Titin Windiyarsih menekankan pentingnya mentalitas juang bagi para atlet agar mampu mengharumkan nama daerah.
"Dalam diri atlet harus tertanam semangat yang luar biasa dan harus ada peningkatan. Yang berprestasi di tingkat provinsi naik ke tingkat nasional, yang berprestasi tingkat nasional naik ke level internasional," tegas Titin.
Titin juga mengingatkan bahwa olahraga bukan sekadar menjaga kesehatan, melainkan juga wadah untuk mengukir prestasi.
"Tanamkan pada diri bahwa 'saya seorang juara'. Apa yang dikatakan adalah doa yang suatu saat akan menjadi kenyataan bila disertai usaha," ujarnya.
Rangkaian acara semakin semarak dengan hadirnya sesi gemblengan mental dari konsultan sekaligus motivator olahraga asal Klaten Dinar Apriyanto.
Mengusung tema Membangun Mental Juara, Dinar mengajak seluruh jajaran kontingen mulai dari atlet, pelatih, official, pengurus KONI hingga Ketua Dewan Kehormatan. Terlibat aktif dalam sesi motivasi interaktif yang berlangsung selama kurang lebih dua jam. (ren)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com