Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Keji! Kakek di Illinois Bunuh Bocah Palestina-Amerika dengan 26 Tusukan Usai Lihat Berita Perang Israel-Hamas

Syahaamah Fikria • Selasa, 17 Oktober 2023 | 05:41 WIB
Mendiang Wadea Al-Fayoume, bocah muslim berusia 6 tahun yang menjadi korban penikaman seorang pria sebagai respons terhadap konflik antara Hamas dan Israel.
Mendiang Wadea Al-Fayoume, bocah muslim berusia 6 tahun yang menjadi korban penikaman seorang pria sebagai respons terhadap konflik antara Hamas dan Israel.

RADARSOLO.COM - Seorang kakek berusia 71 tahun, Joseph Czuba melakukan pembunuhan anak laki-laki Palestina-Amerika secara brutal serta melukai ibunya di negara bagian Illinois, AS,

Dari informasi yang dihimpun, kakek tersebt nekat melakukan tindak kekerasan karena korban memeluk agama Islam. Selain itu, alasan sang kakek melakukan hal tersebut, karena terjadinya perang antara Israel dan Hamas.

Terbongkarnya aksi pembunuhan keji itu bermula saat kantor kepolisian wilayah Will County telah menanggapi panggilan darurat di Plainfield Township, Illionis, Amerika Serikat pada Sabtu pagi (14/10).

Dari panggilan tersebut, pihak berwajib berhasil mengamankan tersangka Joseph Czuba yang tengah duduk di depan rumah di dekat South Lincoln Highway dan Lily Cache Road. Saat ditangkap, Czuba berlumuran darah akibat luka di dahinya.
Sementara di dalam rumah polisi menemukan mayat Wadea Al-Fayoume, bocah Palestina-Amerika yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang keenam.

"(Ibu negara) Jill dan saya sangat terkejut dan muak mengetahui pembunuhan brutal ini terhadap anak laki-laki enam tahun dan percobaan pembunuhan terhadap ibunya di rumah mereka kemarin di Illinois," ujar Biden.

"Tindakan kebencian yang mengerikan ini tidak memiliki tempat di Amerika dan bertentangan dengan nilai-nilai dasar kami: bebas dari rasa takut terhadap cara kami beribadah, apa yang kami yakini, dan siapa kami," lanjut dia.

Joe Biden mendesak warga Amerika untuk bersatu melawan Islamofobia setelah terjadinya pembunuhan tersebut.

"Sebagai warga Amerika, kita harus bersatu dan menolak Islamofobia dan segala bentuk kefanatikan dan kebencian. Saya telah katakan berulangkali bahwa saya tidak akan diam menghadapi kebencian. Kita harus tegas. Tidak ada tempat di Amerika untuk kebencian terhadap siapa pun,” tegas dia.

“Kami bergabung bersama semua orang di Gedung Putih untuk menyampaikan belasungkawa dan doa kami kepada keluarga, termasuk untuk kesembuhan ibunda, dan kepada komunitas Palestina, Arab, dan muslim Amerika lainnya,” tandas Biden. (jpg/antara/ria)

 

Editor : Syahaamah Fikria
#perang #amerika #pembunuhan #bocah #Israel #hamas #palestina #joe biden