JawaPos.com – Seorang pendaki asal Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, yang hendak mendaki di Gunung Muria Kudus, malah terperosok ke jurang sedalam 60 meter, Sabtu (27/1)
Pendaki yang bernama Robiatul Fadilah (21) ini diduga tidak cukup menguasai medan, terlebih saat pendakian dalam kondisi hujan.
Seperti dilansir dari RadarKudus.com dan JawaPos.com, Robiatul Fadilah terperosok ke jurang sedalam 60 meter, saat hendak turun dari puncak bersama rombongannya sebanyak 7 orang lainnya.
Berdasarkan info yang beredar, Fadilah terperosok di jalur sisi kanan pendakian Argo Piloso Gunung Muria Kudus.
Sebagai informasi, Fadilah beserta rombongannya sudah sampai di puncak sekitar pukul 11.30 WIB, dan lalu mereka berencana turun ke basecamp pada 13.30 WIB.
Saat perjalanan turun, hampir sampai di pos 3 jalur pendakian, Fadilah justru terperosok ke jurang.
Rekan-rekan Fadilah pun dengan sigap mengambil tindakan, lima orang membantu mengevakuasi Fadilah, dan dua lainnya turun meminta bantuan.
Sementara itu, Kepala Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, Budiono, mengatakan bahwa pihaknya langsung menuju ke titik lokasi begitu mendapat laporan dari pendaki.
Ia menceritakan, proses evakuasi Fadilah berjalan sulit nan dramatis, hingga memakan waktu selama empat jam.
Namun akhirnya Fadilah berhasil dievakuasi dan dibawa naik menggunakan tali dan ditarik ke atas.
Dalam proses evakuasi ini, petugas SAR gabungan sempat kesulitan lantaran jalanan yang terjal dan licin, serta kondisi yang sedang hujan.
Awalnya, Fadilah dibawa turun dengan cara ditandu. Namun lantaran masih kesulitan, akhirnya tim memutuskan membawa Fadilah dengan digendong secara bergantian.
"Survivor mengalami luka ringan dan bengkak di bagian kaki sebelah kiri. Selanjutnya ia dibawa ke Puskesmas Kecamatan Dawe, Kudus untuk penanganan medis lebih lanjut,” jelas Budiono. (jpg/dam)
Editor : Damianus Bram