Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pria Arogan di Ungaran Minta Maaf dan Akui Bukan Ketua Pemuda Pancasila Semarang, Ingin Temui Pengendara yang Mobilnya Dia Tendang

Syahaamah Fikria • Sabtu, 13 Juli 2024 | 01:04 WIB
Potongan video pria baju batik yang marah-marah ke pengendara lain di Ungaran.
Potongan video pria baju batik yang marah-marah ke pengendara lain di Ungaran.

RADARSOLO.COM - Wisnu, pria arogan yang ngaku sebagai Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Semarang akhirnya minta maaf, usai videonya marah-marah dan nekat menendang mobil pengendara lain di Ungaran jadi viral.

Wisnu juga mengaku ingin bertemu dengan pengendara mobil, yang jadi korban kemarahan dan sikap arogannya.

Pasca video viral Wisnu marah dan bersikap arogan ke pengendara lain di jalan satu arah di Kalongan, Ungaran Timur, telah digelar pertemuan yang difasilitasi Kepala Desa (Kades) Kalongan Yarmuji.

Pertemuan itu dihadiri Wisnu, Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kabupaten Semarang Ali Imron, perwakilan Bakesbangpol Semarang, dan pihak kepolisian.

Merujuk video viral tersebut, ada beberapa catatan kesalahan yang dilakukan Wisnu.

Seperti kesalahannya yang nekat berjalan lawan arah. Tindakan kekerasan yang dia lakukan, dengan menendang mobil dan berusaha merebut HP.

Hingga sikap arogannya dengan mengaku-ngaku sebagai Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Semarang.

"Kami berinisiatif melakukan mediasi untuk menemukan solusi agar tidak menjadikan gaduh," tutur Yarmuji.

Sementara itu, Wisnu akhirnya menyampaikan permohonan maaf usai viral video marah-marahnya.

Dia pun mengaku bukanlah Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Semarang.

"Saya selaku warga Kalongan yang notabene-nya Divisi Hukum Pemuda Pancasila maupun sebagai advokat, kami menyampaikan mohon maaf jika ada salah tingkah laku saya di lapangan yang menimbulkan kesalahpahaman," tutur Wisnu melalui video singkat.

Dia berjanji tak akan membuat kegaduhan lagi. Selain itu, Wisnu berharap masalah yang kini tengah dialaminya bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan.

"Kami dengan tulus ikhlas mohon agar masalah ini bisa selesai dengan kekeluargaan. Kalau banyak pihak tersinggung dan tidak nyaman, kami mohon maaf sebesar-besarnya," ujar dia.

Wisnu sendiri juga mengaku ingin bertemu dengan sosok pengendara yang mobilnya dia tendang, dan jadi korban atas sikap arogannya.

Kades Kalongan pun siap untuk memfasilitasi pertemuan tersebut.

"Namun pihak yang meng-upload video (korban) tidak bisa karena ada kegiatan. Besok akan dilanjutkan untuk bertemu, kita saling berjabat tangan dan maaf memaafkan," tandas Wisnu. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#viral #Pemuda Pancasila #marah #video #arogan #ungaran #semarang