RADARSOLO.COM- Realisasi program Demonstration Plot (Demplot) terus digencarkan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim).
Tujuannya mendorong produktivitas dan kapasitas pertanian masyarakat melalui pendampingan optimal.
Efektivitas program tersebut ditunjukkan melalui peningkatan hasil padi masyarakat di Desa Tambakan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Dari realisasi Demplot yang dilaksanakan, pendampingan Pupuk Kaltim berhasil meningkatkan hasil panen padi yang mencapai 11 ton per Hektare (Ha), dari sebelumnya maksimal 9 ton/Ha.
Dalam artian, ada kenaikan sekitar 2 ton dari rata-rata kebiasaan petani.
VP Marketing Business Partner Korporasi Pupuk Kaltim Indah Febrianty mengungkapkan, dari hasil panen padi kali ini, menunjukkan tata kelola lahan dan pola pemupukan yang berimbang sangat menentukan hasil produksi agar lebih maksimal.
Hal ini yang senantiasa ditekankan Pupuk Kaltim dalam setiap program pendampingan, sehingga petani mampu mengimplementasikan dengan baik untuk hasil yang diharapkan.
"Peran pemupukan berimbang merupakan kunci sukses keberhasilan peningkatan produktivitas pada demplot padi kali ini," jelas Indah, Senin (15/7/2024).
"Dan petani pun telah melihat hasil yang lebih maksimal dari sebelumnya melalui tata kelola pertanian dilaksanakan selama program," lanjut dia.
Dijelaskannya, selain mendorong produktivitas pertanian guna meningkatkan kesejahteraan petani, program Demplot sekaligus sebagai upaya Pupuk Kaltim meningkatkan penggunaan pupuk nonsubsidi.
Itu agar ketergantungan petani akan pupuk bersubsidi dapat terus ditekan. Dimana hasil yang didapatkan pun jauh meningkat melalui pola pemupukan yang sesuai karakteristik lahan dengan dosis yang tepat.
Mereka menilai hasil pendampingan Pupuk Kaltim sangat efektif dalam mendorong peningkatan produksi padi, didukung kualitas produk nonsubsidi yang sangat baik.
Program ini pun menjadi menjadi wadah bagi para petani, agar bisa meningkatkan hasil produksi secara maksimal.
Melihat hasil Demplot, para petani tidak lagi memiliki keraguan akan produk non subsidi yang jelas mampu meningkatkan kapasitas panen secara signifikan.
Langkah ini pun akan diterapkan para petani dengan konsisten, agar kedepan produktivitas padi di Desa Tambakan makin maksimal dan berdampak pada tingkat kesejahteraan secara merata.
"Kami sangat apresiasi dan terima kasih kepada Pupuk Kaltim, yang telah melaksanakan program demplot dengan panen yang sesuai harapan. Ini menjadi pemacu semangat bagi kami dalam mengelola pertanian pangan untuk hasil yang maksimal," ucap salah seorang petani. (*)