Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Voice Note Curhatan Dokter Aulia Risma Lestari kepada Ayahnya Muncul, Gambarkan Dugaan Perundungan di PPDS Anestesi Undip oleh Para Senior

Damianus Bram • Rabu, 28 Agustus 2024 | 23:10 WIB
Isi buku diary yang ditulis Aulia Risma Lestari sebelum bunuh diri, dokter muda mahasiswi PPDS Undip Semarang.
Isi buku diary yang ditulis Aulia Risma Lestari sebelum bunuh diri, dokter muda mahasiswi PPDS Undip Semarang.

RADARSOLO.COM - Voice note Dokter Aulia Risma yang menceritakan keluh kesahnya kepada ayahnya Moh Fakhruri, saat menjalani Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Universitas Diponegoro (Undip) mulai terungkap ke publik.

Voice note yang berisi rekaman suara curhatan mendiang dr Risma Aulia Lestari itu muncul di saat ayahandanya meninggal dunia tepat di hari Selasa (27/08/2024) kemarin.

Dikutip dari RadarSemarang, voice note Dokter Aulia Risma ke ayahnya ini berisi tentang dugaan perundungan dan eksploitasi dari dokter senior Undip.

Kondisi bullying atau perudungan ini diduga menjadi penyebab Dokter Aulia Risma nekat bunuh diri. 

Sebelum mengakhiri hidupnya, dokter Aulia Risma ini meninggalkan catatan diary yang berisi ketidaksanggupannya melanjutkan program PPDS Anestesi Undip dan perundungan yang dilakukan seniornya.

Rekaman tersebut menyiratkan dugaan perundungan dan eksploitasi yang dilakukan dokter senior di RSUP dr Kariadi.

Tidak hanya itu saja, dokter Aulia Risma ini juga dipaksa kerja rodi di RSUP dr Kariadi Semarang. 

Berikut isi voice note Dokter Risma: 

Engga paah...

Tiap aku bangun tidur itu paahh...

Badannya sakit semua

Punggungnya sakit semua

Bangun harus pelan-pelan

Kalau ngga pelan-pelan aku nggak bisa bangun

Aku aja tadi mau minum susah

Di bangsal minum engga bisa

Akhirnya aku minta tolong customer service (CS)

Baca Juga: Fakultas Kedokteran Undip Siap Dampingi dr Prathita Amanda Aryani Jika Hendak Men-Somasi Penyebar Isu Bullying di Media Sosial

Terus akhirnya aku kasih uang Rp. 50 ribu

Aku minta nitip minum

Buat dia belikan minum

Karena kan aku ngga boleh ke kantin, ke minimarket sama sekali pah.

Baca Juga: Pemilik Kos Ceritakan Kronologi Penemuan Mahasiswi Fakultas Kedokteran Undip, dr Aulia yang Meninggal Dunia di Kamar

Paah..

Bener-bener ya, pah disini (PPDS Undip) tuh,

Programnya kacau-kacau paah

Aku tanya temen yang di Universitas Sebelas Maret (UNS) itu...

Enggak 24 jam paah

Aku ngga tahu, aku bisa apa nggak paah

Sebelumnya, Undip membantah adanya perundungan yang diduga menyebabkan dr Aulia nekat bunuh diri.

Rektor Undip Prof Dr Suharnomo SE, M.Si menyampaikan bahwa korban selama ini merupakan mahasiswi yang berdedikasi dalam pekerjaannya.

Namun, korban disebut mempunyai problem kesehatan yang dapat mempengaruhi proses belajar yang sedang ditempuh.

"Dengan menjunjung tinggi nilai-nilai konfidensialitas medis dan privasi almarhumah, kami tidak dapat menyampaikan detail masalah kesehatan yang dialami selama proses pendidikan," ujar Rektor Undip.

Terkait problem kesehatan korban, pihak Undip mengeklaim telah memantau secara aktif perkembangan kondisi yang bersangkutan selama proses pendidikan. (dam)

Editor : Damianus Bram
#Dokter Aulia Risma Lestari #perudungan #bullying #voice note #undip