Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Karena Faktor Ini Penyelesaian GOR Indoor Manahan Kembali Terkendala

Silvester Kurniawan • Jumat, 31 Januari 2025 | 05:05 WIB
DIPANTAU: Bagian dalam GOR Indoor Manahan sudah mulai tertutup atap, namun penyelesaian butuh kajian ulang.
DIPANTAU: Bagian dalam GOR Indoor Manahan sudah mulai tertutup atap, namun penyelesaian butuh kajian ulang.

RADARSOLO.COM  Pembangunan GOR Indoor Manahan tampaknya harus digarap lebih lama.

Ini seiring munculnya kajian awal ahli dalam mengamati kekuatan rangka atap, sebelum akhirnya bisa dipasangi videotron ukuran besar di lokasi tersebut.

Dengan demikian, infrastruktur olahraga baru itu belum bisa digunakan dalam waktu dekat.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan GOR Indoor Manahan Gatot Sutanto membenarkan kajian awal hasil analisa dari Tim Teknis UNS itu baru saja keluar.

Dengan melakukan pengambilan sampel di beberapa titik dalam rangka atap GOR indoor, tim sepakat bahwa ada beberapa kerusakan pada konstruksi atap GOR Indoor Manahan.  Tim ini terdiri dari sejumlah ahli dari berbagai disiplin ilmu.

"Awalnya itu diperkirakan butuh tambahan waktu 13 Minggu atau sekira 3 bulan, tapi setelah melihat kondisi kemarin sepertinya perlu analisa lebih dalam lagi," terangnya, Kamis (30/1/2025).

Hasil kajian awal yang sudah dilakukan terdapat kerusakan pada konstruksi atap.

Dengan demikian, pengambilan sampling dengan area lebih luas perlu dilakukan guna memastikan keamanan. Dari informasi yang pihaknya terima, dibutuhkan titik pengamatan dan pengkajian yang lebih banyak dari yang sudah dilakukan.

"Kemungkinan penyelesaiannya akan lebih lama dari 13 minggu. Tapi perpanjangannya tergantung analisa ahli nantinya," beber Gatot.

Proses pengkajian ulang terhadap struktur dan kekuatan rangka atap ini memang diperlukan, mengingat atap tersebut nantinya akan menanggung beban videotron ukuran besar seberat 2,2 ton.

Oleh sebab itu pekerjaan lanjutan ini bukan soal cepat atau lambat, namun lebih mengedepankan faktor keamanan saat fasilitas olahraga itu bisa digunakan.

Ini penting dilakukan, mengingat pembangunan GOR indoor sebelum dimulai kembali pertengahan 2024 sempat mangkrak sejak terakhir digarap 2021 lalu.

"Proses kajiannya masih terus berjalan. Waktu saya memastikan cek ke atas memang selain baut kendor ada besi sambungan yang renggang. Ini cukup berbahaya (jika tidak diperbaiki, Red) makanya dari UNS sangat hati-hati," terangnya.

Dengan konsekuensi tersebut, pemasangan lantai dan sejumlah pekerjaan yang berkaitan belum dapat dilakukan selama videotron ukuran jumbo itu belum terpasang dengan sempurna.

"Biaya perbaikannya nunggu hasil kajian dari UNS. Anggarannya nanti diambilkan dari sisa lelang pagi proyek yang didanai hibah UEA tahun kemarin," papar Gatot. (ves/nik)

Editor : Niko auglandy
#manahan #UEA #videotron #gor