Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Jateng Jadi Provinsi Pertama dengan Koperasi Desa Merah Putih 100 Persen Berbadan Hukum, Peluncuran Dihadiri Presiden Prabowo

Tri wahyu Cahyono • Minggu, 13 Juli 2025 | 23:31 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi bersama sejumlah menteri cek kesiapan peluncuran Koperasi Desa Merah Putih di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Minggu (13/7/2025).
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi bersama sejumlah menteri cek kesiapan peluncuran Koperasi Desa Merah Putih di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Minggu (13/7/2025).

RADARSOLO.COM-Sebanyak 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) se-Indonesia akan diluncurkan secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto, Senin (21/7/2025).

Peluncuran akbar ini dipusatkan di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Agenda peluncuran KDMP bakal digelar secara hybrid (luring dan daring).

Untuk peluncuran secara langsung akan dipusatkan di KDMP Desa Bentangan, sementara puluhan ribu koperasi lainnya di seluruh Indonesia akan mengikuti secara daring dari lokasi masing-masing.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan persiapan di lokasi peluncuran telah dimatangkan.

Pemprov Jateng juga terus meningkatkan koordinasi teknis bersama Satgas KDMP Provinsi, Pemerintah Kabupaten Klaten, TNI-Polri, serta pihak penyelenggara.

“Estimasi tanggal 21 Juli 2025 akan diresmikan oleh Presiden, sehingga Pemprov sudah menyiapkan segala sesuatunya,” kata Luthfi usai meninjau lokasi peluncuran di Klaten, Minggu (13/7/2025).

Sebanyak 8.523 kepala desa dan pengelola koperasi di seluruh wilayah Jawa Tengah dijadwalkan hadir langsung di lokasi.

Mereka akan didampingi bupati dan waliKota masing-masing. Acara juga akan dihadiri hampir 10.000 orang.

Jawa Tengah Jadi Provinsi Terdepan

Gubernur Luthfi menegaskan, Jawa Tengah menjadi provinsi pertama di Indonesia yang seluruh KDMP-nya telah berbadan hukum.

Dari 8.523 koperasi yang tersebar di 35 kabupaten/kota, seluruhnya telah teregistrasi secara legal.

Baca Juga: Jateng Siap Hadapi Tarif 32 Persen AS, Gubernur Luthfi Siapkan Tiga Jurus Andalan

“Provinsi yang 100 persen KDMP-nya sudah berbadan hukum itu Jawa Tengah. Harapannya, dengan KDMP ini kita bisa penetrasi pasar, terutama untuk kebutuhan bahan pokok, karena basisnya desa,” ujar Luthfi.

Berdasarkan data Pemprov Jateng, ribuan KDMP tersebut berhasil menyerap sedikitnya 68.184 tenaga kerja lokal.

Ini menjadi bukti bahwa keberadaan koperasi di tingkat desa memiliki peran vital dalam penguatan ekonomi kerakyatan.

Perubahan Jadwal dari Presiden

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menjelaskan, peluncuran KDMP awalnya dijadwalkan pada Sabtu, 19 Juli 2025.

Namun, setelah dikoordinasikan ulang dengan Presiden Prabowo, jadwal digeser ke hari kerja agar partisipasi kepala daerah dan perangkat desa lebih optimal.

“Kalau hari kerja, bupati dan kepala desa bisa hadir semua. Tidak ada alasan untuk tidak datang,” kata Zulkifli Hasan saat ikut meninjau lokasi acara.

Ia menyebut, saat ini sudah ada lebih dari 81.000 musyawarah desa khusus (Musdesus) yang digelar untuk mendirikan KDMP.

Dari jumlah itu, sekitar 78.000 koperasi telah berbadan hukum dan ditargetkan tembus 80.000 saat hari peluncuran nanti. (*)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#gubernur jateng #Ahmad Luthfi #Presiden Prabowo #KDMP #peluncuran #Koperasi Desa Merah Putih #berbadan hukum