RADARSOLO.COM- Kericuhan pecah dalam aksi demonstrasi di sekitar pendapa Kabupaten Pati, (13/8/2-25).
Ribuan massa mendesak Bupati Pati Sudewo untuk mundur dari jabatannya karena dinilai arogan.
Dalam kericuhan tersebut, massa yang melemparkan gelas air mineral dibalas dengan semprotan air water cannon dan tembakan gas air mata.
Tidak berhenti di situ, mobil Provos polisi yang diparkir tak jauh dari lokasi aksi diduga dibakar.
Di tengah situasi yang semakin memanas, Bupati Sudewo yang mengenakan hem warna putih dan peci hitam menemui massa dari dalam mobil taktis milik Brimob.
Teriakan huuuu.....dari massa langsung menggema saat melihat mobil taktis aparat.
Tak lama kemudian, Sudewo muncul dari rooftop mobil taktis.
"Bismilahhirromanirohim. Assalamualaikum Warromatullahi Wabarokatu. Saya mohon maaf sebesar-besarnya. Saya akan berbuat lebih baik. Terima kasih," ucap Sadewo.
Hanya dalam hitungan detik, bersamaan dengan Sudewo berbicara, massa melemparkan gelas air mineral, sandal, dan sebagainya dilemparkan ke arah Sudewo.
Sudewo pun segera masuk ke mobil taktis Brimob dan menuju dalam pendopo Kabupaten Pati.
Diketahui, situasi demonstrasi di depan pendopo Kabupaten Pati, Rabu (13/8/2025) semakin mencekam.
patiBaca Juga: Massa Aksi di Pati Melempar Botol ke Pendopo, Demo Tuntut Bupati Sudewo Lengser Berujung Ricuh
Selain lemparan kemasan air mineral, semprotan air water cannon, dan gas air mata terdapat mobil aparat yang diduga dibakar.
Bukan mobil biasa, api yang berkobar menghabuskan mobil dinas Provos polisi.
Kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi di tengah kerumunan massa.
Berdasarkan rekaman video yang beredar luas di media sosial, mobil dinas tersebut terlihat terbakar hebat.
Puluhan demonstran tampak mengerumuni lokasi kejadian, beberapa di antaranya terlihat berteriak dan mengacungkan tangan, sementara api terus membesar.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi maupun penyebab pasti insiden pembakaran tersebut.
Belum dapat dipastikan apakah kendaraan tersebut sengaja dibakar oleh oknum massa ataukah dipicu oleh insiden lain yang terjadi di lapangan.
Aparat keamanan, termasuk Kapolresta Pati, terlihat berupaya keras menenangkan massa dan mengamankan lokasi kejadian untuk mencegah meluasnya kericuhan. (wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono