Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Viral, Driver Ojol Tewas Ditabrak Mobil Lapis Baja Brimob di Tanah Abang Jakarta, Ini Respons Humas Polri

Niko auglandy • Jumat, 29 Agustus 2025 | 07:13 WIB
Mobil lapis baja milik Brimob diamuk massa usai menabrak seorang driver ojek online (ojol) hingga meninggal dunia di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8) malam. (Istimewa)
Mobil lapis baja milik Brimob diamuk massa usai menabrak seorang driver ojek online (ojol) hingga meninggal dunia di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8) malam. (Istimewa)

RADARSOLO.COM – Tragedi mengenaskan terjadi di Jalan Peramburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8) malam. Seorang driver ojek online (ojol) meninggal dunia setelah ditabrak mobil lapis baja milik Brimob.

Detik-detik insiden itu terekam jelas dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @bemptma.zona3. Video berdurasi singkat tersebut langsung viral di media sosial dan beredar luas di grup WhatsApp.

“Info terkini untuk korban ojol yang terlindas telah menghembuskan nafas terakhirnya, kami segenap keluarga BEM PTMA ZONA III turut berduka cita sedalam-dalamnya,” tulis akun tersebut dalam captionnya yang dilansir dari Jawapos.com.

Dalam rekaman itu terlihat mobil lapis baja polisi melaju dari arah Pejompongan menuju Polsek Tanah Abang. Ironisnya, mobil tersebut menempuh jalur kanan alias melawan arus.

Sesampainya di depan Gereja Kristen Protestan Angkola (GKPA), kendaraan itu menabrak seorang driver ojol yang berada di tengah jalan.

Sang korban sempat terlihat tersungkur dan mencoba bangkit. Namun nahas, sebelum berdiri tegak, mobil lapis baja itu justru melindasnya dari belakang.

“Ya Allah di injak, di injak!” teriak seorang perempuan histeris dalam video tersebut.
Alih-alih berhenti, mobil polisi itu tetap melaju kencang meninggalkan lokasi. Massa yang menyaksikan kejadian spontan melempari kendaraan tersebut dengan berbagai benda sebagai bentuk kemarahan.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Ipda Ruslan Basuki, mengaku hingga kini pihaknya belum mendapat laporan resmi terkait peristiwa itu.

“Mohon waktunya, nanti disampaikan kalau sudah ada bahan laporannya,” ujarnya singkat.

Tragedi ini menuai sorotan tajam publik. Warganet ramai menuntut penjelasan resmi dari pihak kepolisian atas insiden yang merenggut nyawa seorang pencari nafkah itu.

Editor : Niko auglandy
#demo