Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Jawa Tengah Siap Sambut Lonjakan Mobilitas di Libur Nataru, Gubernur Ahmad Luthfi Ungkap Skema Pengamanan Lengkap

Syahaamah Fikria • Senin, 22 Desember 2025 | 00:48 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dampingi kunjungan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Pos Pelayanan Nataru Stasiun Tawang, Kota Semarang, Minggu (21/12/2025).
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dampingi kunjungan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Pos Pelayanan Nataru Stasiun Tawang, Kota Semarang, Minggu (21/12/2025).

RADARSOLO.COM — Jawa Tengah siap penuh menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Prediksi meningkatnya arus pergerakan warga membuat Pemprov Jateng bersama aparat keamanan dan lintas sektor memperketat pengamanan serta pelayanan publik.

Kesiapan tersebut ditegaskan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi usai mendampingi kunjungan kerja Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Pos Pelayanan Nataru Stasiun Tawang, Kota Semarang, Minggu (21/12/2025).

Berdasarkan survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, pergerakan masyarakat secara nasional pada Nataru 2025/2026 diperkirakan naik 2,71 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Jawa Tengah menjadi salah satu provinsi tujuan utama dengan potensi pergerakan mencapai 20,3 juta orang.

Sementara jumlah warga yang masuk dan melintas wilayah Jateng diproyeksikan sekitar 8,7 juta orang.

Kapolri Pastikan Pengamanan Terpadu

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, Polri telah menyiapkan sistem pengamanan terpadu untuk memastikan kelancaran arus mudik, perayaan ibadah Natal, hingga arus balik tahun baru.

“Kami ingin memastikan seluruh rangkaian pelayanan Nataru berjalan optimal dan masyarakat benar-benar terlayani dengan aman dan nyaman,” ujar Listyo.

Ia juga mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Curah hujan tinggi diperkirakan terjadi selama periode libur, sehingga seluruh personel diminta siaga, terutama di titik rawan bencana dan kemacetan.

“Mitigasi di wilayah rawan menjadi prioritas. Personel, sarana prasarana, hingga prosedur operasional harus siap,” tegasnya.

Arus Penumpang Mulai Terlihat Padat

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengungkapkan, hasil pengecekan langsung di Stasiun Tawang menunjukkan peningkatan signifikan jumlah penumpang kereta api.

Hingga Minggu (21/12/2025) siang, hampir 8.000 penumpang tercatat sudah masuk ke wilayah Jawa Tengah.

“Arus pergerakan masyarakat sudah mulai terasa. Aktivitas transportasi, khususnya kereta api, mengalami lonjakan,” kata Luthfi.

Untuk mengantisipasi puncak mobilitas, Pemprov Jateng mengoperasikan Posko Terpadu Nataru mulai 22 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.

Posko berlokasi di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah dan melibatkan unsur TNI, Polri, instansi teknis, hingga relawan.

Luthfi memperkirakan peningkatan signifikan terjadi hingga 4 Januari 2026, seiring dimulainya libur sekolah.

Infrastruktur dan Transportasi Dipastikan Siap

Dalam menghadapi Nataru, kondisi infrastruktur jalan di Jawa Tengah dinilai cukup siap.

Jalan nasional tercatat 90,73 persen dalam kondisi mantap, jalan provinsi 91,74 persen, dan jalan kabupaten/kota 77,17 persen.

Jalur alternatif juga disiapkan untuk mengantisipasi gangguan akibat bencana hidrometeorologi.

Di sektor transportasi, Pemprov bersama instansi terkait menyiapkan 27.223 unit bus, 262 armada kereta api, tujuh kapal laut, serta penerbangan reguler dan tambahan.

Seluruh armada telah melalui proses ramp check guna menjamin keselamatan penumpang.

Selain itu, pemerintah memastikan ketersediaan energi selama Nataru dalam kondisi aman.

Pasokan BBM, LPG, dan listrik dipastikan mencukupi.

Sementara itu, sektor kesehatan disiagakan melalui pemeriksaan kesehatan pengemudi dan kru angkutan, kesiapan Public Service Center (PSC), serta siaga rumah sakit dan puskesmas, terutama di kawasan rawan macet dan rawan bencana.

Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik

Pemprov Jawa Tengah memprediksi arus mudik Nataru terjadi dalam dua gelombang, yakni sebelum 24 Desember serta 26–31 Desember 2025.

Dengan puncak pergerakan pada 31 Desember 2025.

Adapun arus balik diperkirakan berlangsung pada 2–5 Januari 2026.

Gubernur Ahmad Luthfi mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan, terutama saat melintasi wilayah rawan bencana.

“Atensi utama adalah mitigasi bencana. Informasi BMKG menjadi acuan. Tagana telah disiagakan sesuai peta kerawanan di masing-masing daerah, dan seluruh personel sudah siap,” pungkasnya. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#gubernur jateng #Listyo Sigit Prabowo #Ahmad Luthfi #nataru #kapolri #jawa tengah #libur nataru