RADARSOLO.COM - Klaim mengenai Rapel Gaji Pensiunan PNS yang disebut telah resmi cair dan masuk rekening mendadak viral di YouTube serta berbagai platform media sosial.
Dalam sejumlah unggahan, disebutkan bahwa selisih kenaikan gaji pensiun yang sebelumnya tertunda mulai dicairkan hari ini dan bersifat final.
Informasi tersebut mengklaim pencairan mencakup pensiunan PNS, TNI, Polri, hingga janda, duda, serta ahli waris.
Bahkan disebutkan dana otomatis masuk rekening tanpa perlu pengurusan administrasi ke kantor TASPEN.
Dalam video yang ramai beredar, masyarakat diarahkan untuk segera mengecek saldo ATM maupun mobile banking.
Baca Juga: Cek Fakta Isu Rapel Gaji Pensiunan 2026 yang Viral di Media Sosial, Ini Penjelasan TASPEN
Narasi juga menyebutkan bahwa perbedaan nominal rapel gaji pensiunan PNS dipengaruhi golongan, gaji pokok terakhir, masa tunggu, serta tunjangan yang melekat.
Namun, klaim tersebut justru menimbulkan kebingungan.
Pasalnya, tidak sedikit pensiunan yang tidak mendapati tambahan dana masuk rekening, meski informasi menyebut pencairan telah berlangsung secara nasional.
TASPEN Tegaskan Klaim Rapel Belum Ada Dasar Keputusan Pemerintah
Menanggapi kabar viral tersebut, TASPEN kembali menegaskan bahwa hingga saat ini Pemerintah belum menetapkan kebijakan resmi terkait kenaikan gaji pensiun maupun pembayaran rapel.
Penegasan ini merujuk pada pernyataan resmi TASPEN tertanggal 17 November 2025 yang dikeluarkan sebagai respons atas maraknya klaim tidak akurat di ruang publik.
Dalam klarifikasinya, TASPEN menyatakan bahwa seluruh kebijakan mengenai penyesuaian dan kenaikan pensiun sepenuhnya berada di tangan Pemerintah pusat.
Selama belum ada regulasi atau keputusan resmi yang diumumkan Pemerintah, maka informasi yang menyebut rapel gaji pensiunan PNS resmi cair dan masuk rekening tidak memiliki dasar hukum.
Nominal Rapel Tidak Bisa Disamakan
TASPEN juga meluruskan klaim yang beredar terkait rumus sederhana perhitungan rapel.
Menurut TASPEN, besaran rapel gaji pensiunan PNS, apabila kelak ditetapkan Pemerintah, memang dipengaruhi berbagai faktor seperti golongan, masa kerja, serta komponen tunjangan.
Namun, angka pastinya hanya bisa ditentukan melalui keputusan resmi Pemerintah.
Oleh karena itu, tabel nominal, simulasi hitungan, maupun klaim sepihak yang beredar di media sosial berpotensi menyesatkan dan memicu ekspektasi berlebihan.
Baca Juga: Benarkan Ada Kenaikan Gaji Pensiunan PNS 2025? Ini Penjelasan Tegas dari Taspen
Prinsip 5T dan Imbauan Waspada Informasi Viral
Dalam keterangannya, TASPEN menegaskan komitmen pelayanan melalui prinsip 5T, yakni tepat administrasi, tepat orang, tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat tempat.
Prinsip ini memastikan pembayaran pensiun rutin tetap berjalan normal meski belum ada kebijakan rapel gaji pensiunan PNS dari Pemerintah.
Masyarakat diimbau untuk hanya mengacu pada kanal resmi seperti Call Center TASPEN 1500 919, akun media sosial resmi bercentang biru, serta situs www.taspen.co.id. Informasi viral di luar kanal tersebut perlu disikapi dengan kehati-hatian.
Kesimpulan: Klaim Resmi Cair Belum Berdasar Regulasi
Dengan klarifikasi ini, TASPEN menegaskan bahwa klaim rapel gaji pensiunan PNS resmi cair dan masuk rekening hingga kini belum didukung keputusan resmi Pemerintah.
Para pensiunan diimbau tetap tenang, tidak terburu-buru mengambil kesimpulan, serta menunggu pengumuman resmi agar tidak keliru dalam menyusun perencanaan keuangan.(np)
Editor : Nur Pramudito