Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Mengapa Dadan Hindayana Mendadak Dicopot dari Kepala BGN? Sempat Kaji MBG di Arab Saudi Sebelum Lengser

Syahaamah Fikria • Selasa, 2 Juni 2026 | 21:16 WIB
Viral 70 Ribu Sepeda Motor MBG di Jabar, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana Beri Klarifikasi (Doc. Biro Hukum dan Humas)
Dadan Hindayana resmi dicopot dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). (Dok Biro Hukum dan Humas)

RADARSOLO.COM – Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). 

Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada Selasa, 2 Juni 2026.

Langkah pemberhentian ini terbilang mendadak mengingat Dadan Hindayana baru saja menyelesaikan kunjungan kerja ke Arab Saudi untuk meninjau Sekolah Indonesia Jeddah pada akhir Mei kemarin. 

Baca Juga: Pantau Desil Bansos 2026 Terbaru: Lakukan Ini untuk Pastikan PKH-BPNT Juni Aman Masuk Rekening KPM

Sebagai gantinya, Presiden Prabowo Subianto menunjuk Nanik S Deyang untuk memimpin nakhoda baru Badan Gizi Nasional.

Lantas, apa yang melatarbelakangi pergantian pimpinan ini dan siapa saja susunan pengurus baru yang akan mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke depan?

Perombakan Total Jajaran Pimpinan Badan Gizi Nasional

Pembersihan struktural di tubuh BGN tidak hanya menyasar posisi puncak yang diduduki Dadan Hindayana. 

Baca Juga: Profil Lengkap Dino Patti Djalal: Karier di Kementerian Luar Negeri Sejak Seskab Teddy Belum Lahir, Kini Malah Dikatai Wamenlu 3 Bulan

Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa Kepala Negara melakukan pergantian pimpinan secara menyeluruh terhadap jajaran komisioner lama.

Dadan Hindayana dicopot dari posisi Kepala BGN.

Lodewijk Paulus diberhentikan dari posisi Wakil Kepala BGN.

Sony Sanjaya diberhentikan dari posisi Wakil Kepala BGN.

"Pemerintah tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dedikasi selama ini di dalam membangun fondasi dan mengembangkan Badan Gizi Nasional," ujar Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan pers di Kantor Presiden.

Lebih lanjut, Mensesneg menyampaikan jika Presiden menampung bermacam-macam saran dan kritik dari berbagai elemen terkait program MBG.

Mulai dari jajaran kementerian, lapisan masyarakat luas, hingga anak-anak sekolah yang menjadi sasaran langsung program pemenuhan gizi dari BGN. 

Baca Juga: Solo Darurat Asusila? Setelah Eksibisionis, Kini Muncul Dugaan Aktivitas Gay di Sriwedari

Menurutnya, perombakan ini diambil setelah melalui proses pemantauan yang panjang oleh Presiden Prabowo. 

"Setelah mengamati serta mengevaluasi jalannya program selama kurang lebih 1,5 tahun, maka pada hari ini, per 2 Juni 2026, Bapak Presiden memantapkan langkah untuk merombak total jajaran pimpinan di Badan Gizi Nasional," urai dia.

Untuk mengisi kekosongan tersebut, selain mengangkat Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN yang baru, Presiden Prabowo juga menunjuk dua figur baru untuk mengisi kursi Wakil Kepala BGN.

Baca Juga: Ini Alasan Pemkab Karanganyar Stop Pengembangan Wisata di Berjo Ngargoyoso

Mereka yakni Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono.

Sebagai informasi, Dadan Hindayana pertama kali dilantik oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) pada Senin, 19 Agustus 2024 menjelang masa akhir Kabinet Indonesia Maju. 

Saat itu, ia dipercaya oleh Jokowi untuk membangun fondasi awal lembaga baru yang dibentuk khusus untuk memayungi dan mengeksekusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) besutan pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Aktivitas Terakhir Dadan Hindayana: Sempat Kaji MBG di Arab Saudi

Sebelum resmi dicopot dari jabatannya sebagai Kepala BGN hari ini, Dadan Hindayana diketahui tengah menggodok rencana ekspansi program Makan Bergizi Gratis hingga ke luar negeri. 

Saat berada di Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji reguler musim 1447 H / 2026 M, ia juga berkunjung ke Sekolah Indonesia Jeddah pada Minggu, 31 Mei 2026 malam.

Dari hasil tinjauan lapangan tersebut, Dadan mengkaji peluang pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Arab Saudi guna menjangkau anak-anak pekerja migran Indonesia (PMI) yang bersekolah di sana. 

Baca Juga: Pantau Desil Bansos 2026 Terbaru: Lakukan Ini untuk Pastikan PKH-BPNT Juni Aman Masuk Rekening KPM

Gagasan ini muncul setelah ia menerima aspirasi langsung dari sekitar 1.080 siswa di Jeddah dan 400 siswa di Sekolah Indonesia Makkah yang ingin merasakan manfaat menu gizi seimbang seperti anak-anak di Tanah Air.

Dadan bahkan sempat menyatakan berencana melaporkan hasil peninjauan tersebut secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto untuk meminta persetujuan. 

Jika direstui, proyek di Jeddah itu awalnya diproyeksikan menjadi laboratorium percontohan (pilot project) perdana implementasi program MBG di luar wilayah Indonesia.

Baca Juga: 349 Kursi Perangkat Desa di Sragen Kosong, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab

Dengan skema menu kombinasi kuliner khas Nusantara dan bahan baku lokal Timur Tengah. 

Namun, sebelum laporan tersebut sempat dipaparkan, estafet kepemimpinan BGN kini sudah terlanjur dialihkan ke tangan Nanik S Deyang.

 

Penyebab Pencopotan

Meskipun pengumuman pergantian pimpinan diumumkan secara terbuka di Istana, pihak Mensesneg tidak merinci secara mendetail mengenai alasan evaluasi performa atau latar belakang yang memicu pencopotan mendadak Dadan Hindayana. 

Kebijakan ini dinilai pengamat sebagai bagian dari penyegaran organisasi (refreshing) agar akselerasi penyerapan anggaran program MBG di dalam negeri berjalan lebih cepat dan taktis di bawah kepemimpinan baru.

Editor : Syahaamah Fikria
#Dadan Hindayana #Kepala BGN #badan gizi nasional #Mbg #nanik s deyang