Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Kronologi Lengkap Mobil MBG Tabrak 21 Siswa dan Guru SDN Kalibaru 01, Sopir Bukan yang Biasa Bertugas: Bagaimana Kondisi Korban?

Syahaamah Fikria • Jumat, 12 Desember 2025 | 01:57 WIB
Polisi berjaga di dekat mobil pengangkut Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menabrak siswa dan guru di SDN Kalibaru 01 Pagi, Cilincing, Jakarta, Kamis (11/12/2025).
Polisi berjaga di dekat mobil pengangkut Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menabrak siswa dan guru di SDN Kalibaru 01 Pagi, Cilincing, Jakarta, Kamis (11/12/2025).

RADARSOLO.COM - Insiden mengenaskan terjadi di SDN Kalibaru 01 Pagi, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (11/12/2025) pagi, ketika mobil pengantar menu Makan Bergizi Gratis (MBG) tiba-tiba menerobos halaman sekolah dan menabrak puluhan siswa serta seorang guru.

Polisi kini tengah mengusut penuh penyebab pasti kecelakaan yang memicu kepanikan besar di sekolah tersebut.

Ribuan Siswa Tengah Ikuti Kegiatan Literasi

Wakil Kepala SDN Kalibaru 01 Turah menjelaskan, sebelum kecelakaan, sebanyak 572 siswa sedang duduk berbaris di halaman sekolah mengikuti agenda literasi rutin yang diadakan setiap Kamis pagi sekitar pukul 06.30 WIB.

Situasi yang awalnya kondusif berubah seketika ketika mobil minivan pengangkut menu MBG menabrak pagar depan sekolah dan melaju masuk ke area halaman.

“Mobil itu langsung menabrak guru dan sejumlah siswa di bagian kiri lapangan,” tutur Turah.

Data internal sekolah menyebut 20 orang menjadi korban, terdiri dari 19 siswa dan satu guru.

Sementara laporan kepolisian mencatat total 21 korban.

Para korban menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.

Yakni 5 orang dibawa ke RS Koja, 14 orang di RSUD Cilincing dan 1 orang di puskesmas.

Sopir Bukan Pengemudi Rutin

Turah mengungkapkan bahwa pengendara mobil tersebut bukan sopir yang biasanya bertugas mengantar menu MBG ke sekolah.

“Pengemudinya orang baru, bukan sopir yang biasa kami lihat sehari-hari,” jelasnya.

Tidak lama setelah kejadian, guru-guru langsung membawa para korban ke titik aman dan meminta seluruh siswa kembali masuk kelas.

Orang tua juga segera dihubungi untuk menjemput anak masing-masing.

Pengakuan Sopir: Salah Injak Gas

Kapolsek Cilincing Kompol Bobi Subasri mengatakan, sopir mobil MBG yang menabrak sekolah itu berinisial AI.

Di hadapan polisi, AI mengaku panik saat mobil berada di tanjakan menuju halaman sekolah.

AI juga mengatakan bahwa dia bermaksud menekan rem, namun pedal yang diinjak justru pedal gas.

“Dia bilang rem tidak pakem. Karena takut mobil mundur, dia injak pedal lebih dalam. Yang diinjak ternyata gas,” jelas Bobi.

Polisi masih mendalami keterangan tersebut dan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap AI serta kernet berinisial MRR.

AI sendiri diketahui merupakan sopir pengganti. Sebab, sopir yang biasa bertugas mengantar menu MBG tengah sakit.

Mobil MBG Sebenarnya Datang Setiap Hari

Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa kendaraan MBG tersebut rutin mengantar makanan setiap pagi ke SDN Kalibaru 01.

Namun pada hari kejadian, sopir yang bertugas digantikan oleh orang lain.

“Karena sopirnya berganti dan gerbang sekolah sedang tertutup, kendaraan masuk dengan kecepatan tidak terkontrol,” ujar Pramono.

Ia memastikan seluruh biaya perawatan korban akan ditanggung Pemerintah Provinsi Jakarta.

Respons BGN

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyampaikan duka mendalam atas insiden tersebut.

“Kami sangat berduka. Ini kejadian yang mengejutkan bagi seluruh pihak,” ucapnya.

Dadan menegaskan BGN akan mengawal penyelidikan hingga tuntas dan memastikan peristiwa serupa tidak terjadi lagi.

Wakil Kepala BGN Bidang Investigasi, Nanik Sudaryati, menambahkan bahwa fokus utama BGN adalah penanganan korban dan pendampingan keluarga.

Sementara itu, Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, memastikan seluruh korban dirawat di kelas 1 RSUD dan seluruh biayanya ditanggung BGN.

“Seluruh biaya perawatan kami tanggung sepenuhnya,” tegas Sony.

Trauma Healing Tunggu Instruksi Pemda

Pasca kejadian, pihak sekolah kini tengah berkoordinasi dengan Pemprov Jakarta dan tim PMI untuk pelaksanaan trauma healing bagi siswa yang terdampak secara emosional. (ria)

 

Editor : Syahaamah Fikria
#kronologi #Mbg #SDN Kalibaru 01 #mobil mbg tabrak siswa #Sopir MBG #mobil MBG #BGN