RADARSOLO.COM - Pulau Dewata menjadi persinggahan spesial bagi dua pebalap Honda HRC Castrol, Joan Mir dan Luca Marini, usai menjalani balapan di Thailand.
Pada 2–3 Maret 2026, keduanya menghabiskan waktu di Bali untuk menyapa komunitas sepeda motor Honda sekaligus mendalami kekayaan seni dan budaya lokal.
Kunjungan ini semakin istimewa karena turut ditemani para pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT), menjelang putaran kedua Grand Prix (GP) Brasil yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Maret 2026.
Belajar Tari Kecak, Joan Mir dan Luca Marini Menyatu dengan Budaya Bali
Pada hari pertama kedatangan, Minggu (2/3), Joan Mir dan Luca Marini langsung membaur dengan masyarakat Bali dengan mempelajari seni tari khas Pulau Dewata, Tari Kecak.
Bersama 30 penari kecak, keduanya mengikuti tarian kolosal yang sarat makna tersebut, lengkap dengan teriakan khas “Cak” dan iringan gamelan tradisional.
Momen ini menjadi interaksi yang hangat antara pebalap Honda HRC Castrol dengan para pelaku seni Bali. Joan Mir pun tak menyembunyikan rasa antusiasnya.
“Saya sangat menikmati momen disini di tengah menjalani MotoGP dan saya sangat menyukai budayanya, tariannya menarik, orang-orangnya yang baik.”
Saksikan Pembuatan Ogoh-ogoh Jelang Nyepi
Keseruan berlanjut pada hari kedua, Senin (3/3). Menjelang Hari Raya Nyepi, Joan Mir dan Luca Marini diajak melihat langsung proses pembuatan Ogoh-ogoh, patung raksasa yang menjadi simbol tradisi khas Bali.
Didampingi pebalap AHRT, yakni Herjun Atna Firdaus, M. Adenanta Putra, Fadillah Arbi Aditama, Rheza Danica Ahrens, dan M. Badly Ayatullah, mereka mengunjungi sentra pembuatan Ogoh-ogoh di Banjar Kaja Sesetan.
Di lokasi tersebut, Joan dan Luca tampak terkesima melihat detail serta ukuran karya seni Ogoh-ogoh.
Tak hanya menyaksikan, keduanya juga ikut membantu para seniman dalam menyempurnakan patung yang tengah dibuat.
Aksi Sosial hingga Kopdar Bareng 100 Bikers Honda
Di sela kunjungan budaya, para pebalap AHRT juga menyerahkan paket sembako kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan di wilayah Kampung Jawa.
Kebersamaan kemudian dilanjutkan dengan interaksi langsung bersama 100 bikers Honda dari berbagai komunitas, antara lain Honda Stylo Club Indonesia, Honda CBR Riders Club, CBR Club Indonesia, Honda ADV Indonesia, Honda PCX Club Indonesia, Vario Bali Rider, All Vario Bali, CB150X Indonesia Adventure, dan Honda Big Bike Indonesia.
Dalam sesi ini, Joan Mir dan Luca Marini menikmati suasana akrab dengan para bikers melalui berbagai permainan seru yang mempererat kebersamaan.
Luca Marini pun mengungkapkan kesannya terhadap pengalaman tersebut.
“Fantastis dengan tradisi yang mereka miliki di Bali dan mereka menjelaskan secara detail atas karya yang mereka buat, ditambah keseruan dengan para bikers. Terima kasih sudah menjamu kami dengan luar biasa.”
AHM: Harmoni Budaya dan Persaudaraan Bikers
Marketing Direktur PT Astra Honda Motor, Octavianus Dwi, menegaskan bahwa kehadiran pebalap Honda HRC Castrol di Bali sejalan dengan semangat kebersamaan yang dijunjung Honda.
“Kehadiran pebalap Honda HRC Castrol yang berinteraksi langsung dengan bikers Honda menggambarkan sebuah harmoni, kekompakan, dan kebersamaan dalam seni Tari Kecak. Kami harap hal ini menjadi koneksi yang kuat dalam mengobarkan semangat untuk mewujudkan mimpi berprestasi berbagai level kompetisi,” ujar Octa. (**)
Editor : Laila Zakiya