Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

HUT ke-79 PGRI di Giritontro Pentaskan Lakon Wayang Sang Guru Sejati, Ingatkan Sistem Among Siswa: Pendidikan yang Bentuk Manusia Seutuhnya

Syahaamah Fikria • Kamis, 19 Desember 2024 | 20:40 WIB
Guru SMKN 1 Giritontro yabg juga Guru Penggerak Angkatan 11 Wahyu Al Hidayat Jati pentaskan lakon wayang
Guru SMKN 1 Giritontro yabg juga Guru Penggerak Angkatan 11 Wahyu Al Hidayat Jati pentaskan lakon wayang

RADARSOLO.COM - Pagelaran wayang kulit dengan lakon 'Sang Guru Sejati' yang dibawakan dalang sekaligus guru SMKN 1 Giritontro Wahyu Al Hidayat Jati, memberikan pesan dan renungan penting bagi para guru dalam acara Resepsi HUT ke-79 PGRI.

Acara yang digelar PGRI Cabang Giritontro, Wonogiri itu sekaligus untuk memperingati Hari Guru Nasional (HGN) 2024, Selasa (17/12).

Tampil sebagai gong dalam acara tersebut, Dalang Wahyu Al Hidayat Jati membawakan kisah Bratasena alias Bima yang pantang menyerah saat menghadapi ujian dari sang guru, Resi Durna.

Kisah bermula ketika Bratasena menemui gurunya, Resi Durna, untuk meminta pelajaran tentang ilmu sangkan paraning dumadi—ilmu kehidupan dan tujuan akhir manusia.

Dengan penuh hormat, Bratasena memohon agar gurunya memberikan wejangan ilmu tersebut. Namun, Resi Durna justru memberikan tantangan berat kepada Bratasena.

Ia meminta Bratasena mencari kayu gung susuhing angin (kayu besar sarangnya angin), yang sebenarnya mustahil ditemukan.

Kayu tersebut dikatakan berada di Gunung Condromuko, lokasi yang penuh dengan bahaya dan rintangan.

Bratasena, dengan tekad yang bulat, menyatakan bahwa ia siap menghadapi apapun demi memenuhi permintaan gurunya, bahkan jika harus mengorbankan nyawanya.

Sebelum memulai perjalanan, Bratasena meminta restu dari Durna.

Sang guru, meski mengetahui tantangan itu berbahaya, tetap memberinya wejangan agar selalu mengikuti kata hati dan tidak takut pada rintangan.

"Lewat arahan guru Durna yang menuntun untuk mencari ilmu sesuai kodratnya, Bratasena bisa bertemu dengan guru sejati yakni Dewa Ruci .Bisa juga dinamakan metode Kaki Among Nini Among, yaitu metode among siswa," tutur Dalang Wahyu Al Hidayat Jati, usai pertunjukan.

Guru Penggerak Angkatan 11 itu menjelaskan, sistem among adalah suatu sistem pembelajaran yang mengedepankan pembentukan manusia secara utuh.

Suatu metode yang tidak menghendaki ‘perintah-paksaan’. Melainkan memberi ‘tuntunan’ bagi hidup anak-anak agar dapat berkembang dengan subur dan selamat, baik lahir maupun batin.

Sistem among bertujuan membangun hubungan emosional yang kuat antara guru, siswa, dan orang tua untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang optimal.

"Untuk itu, harus disadari bahwa 'sifat' dan 'bentuk' adalah unsur-unsur yang timbul karena pengaruh kodrat alam. Sedangkan 'isi' dan 'irama' sangat lekat hubungannya dengan zamannya dan pribadi seseorang," terang guru SMKN 1 Giritontro tersebut.

Kodrat alam, lanjut dia, adalah sifat alami manusia yang harus dikembangkan. Seperti sifat kejujuran, ketulusan, tanggung jawab dan lainnya.

Sedangkan kodrat zaman adalah keadaan dan tantangan yang dihadapi oleh manusia pada zaman tertentu.

"Untuk berhasil dalam kehidupan, Ki Hajar Dewantara percaya bahwa anak-anak harus dididik dan diajarkan sifat-sifat yang sesuai dengan kodrat alam mereka dan keterampilan yang sesuai tuntutan zaman," ucap dia.

Sementara itu, Resepsi HUT ke-79 PGRI yang digelar PGRI Cabang Giritontro dihadiri ratusan guru dari berbagai jenjang pendidikan hingga Forkopimca.

Camat Giritontro Sangga Okta Kharisma dalam menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh guru.

Dia pun bangga dengan guru-guru di wilayah Giritontro yang telah mendidik siswa dengan sangat baik.

"Alhamdulillah, di Kecamatan Giritontro tidak ada kabar negatif terkait guru. Harapan kami, para guru di wilayah ini terus menjaga reputasi baik dan meningkatkan profesionalisme," ujar dia. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#ki hajar dewantara #giritontro #smkn 1 giritontro #Guru Penggerak #hut pgri #wayang