Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Tim Dosen STIKES Estu Utomo dan Universitas Sugeng Hartono Latih Kader Posyandu tentang Business Plan serta Olah Pangan Lokal untuk Cegah Stunting

Tri wahyu Cahyono • Selasa, 9 September 2025 | 23:09 WIB
Kader posyandu mengikuti pelatihan pembuatan makanan tambahan berbasis pangan lokal, yaitu dimsum ubi kuning, sempol ayam, dan tahu katsu.
Kader posyandu mengikuti pelatihan pembuatan makanan tambahan berbasis pangan lokal, yaitu dimsum ubi kuning, sempol ayam, dan tahu katsu.

RADARSOLO.COM- Tim dosen STIKES Estu Utomo bersama Universitas Sugeng Hartono melaksanakan pelatihan bagi kader posyandu di Balai Desa Keyongan, pada 27-28 Agustus 2025.

Kegiatan ini berfokus pada penyusunan business plan dan praktik pengolahan pangan lokal bergizi sebagai upaya pencegahan stunting pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Menu sehat yang diperkenalkan adalah dimsum ubi kuning, sempol ayam, dan tahu katsu.

Kegiatan pengabdian ini sejalan dengan SDGs poin 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, berfokus pada penurunan angka stunting dan peningkatan kesehatan ibu dan anak.

“Saya senang bisa ikut pelatihan ini. Sekarang jadi tahu cara membuat makanan sehat dan belajar menyusun rencana usaha," ujar Winarti, kader Posyandu Keyongan.

"Ke depan, kami akan mempraktikkan hasil pelatihan ini dan memasarkan produk kepada ibu hamil serta ibu balita, agar angka stunting di Desa Keyongan dapat menurun,” imbuh dia.

Ketua tim pengabdian Luluk Khusnul Dwihestie, S.ST., M.Kes menegaskan pentingnya kegiatan ini.

“Pelatihan ini kami rancang sebagai langkah awal. Kader tidak hanya berperan di posyandu, tetapi juga kami dorong agar punya bekal keterampilan wirausaha," kata dia.

Kader posyandu mempraktikkan langsung cara memasak menu sehat bergizi dalam pelatihan pengolahan pangan lokal untuk pencegahan stunting.
Kader posyandu mempraktikkan langsung cara memasak menu sehat bergizi dalam pelatihan pengolahan pangan lokal untuk pencegahan stunting.

Harapannya, produk pangan lokal sehat ini bisa berkembang menjadi usaha kader yang bermanfaat bagi kesehatan sekaligus menambah nilai ekonomi.

Selain praktik memasak, kegiatan juga menghasilkan buku saku 1000 HPK yang dapat menjadi panduan kader dalam edukasi gizi di masyarakat.

Baca Juga: Stikes Estu Utomo Wisuda 419 Mahasiswa

Program ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) tahun 2025 dengan nomor kontrak 071/LL6/PM/AL.04/2025, tanggal 29 Mei 2025. Dengan dukungan kemitraan bersama Kepala Desa Keyongan dan Bidan Desa, sehingga program diharapkan dapat berjalan berkelanjutan.

Melalui pelatihan ini, kader posyandu tidak hanya berperan dalam layanan kesehatan, tetapi juga mulai diperkenalkan dengan keterampilan manajerial dan inovasi pangan lokal.

Sinergi ini diharapkan menjadi langkah awal menuju transformasi layanan primer dan pencegahan stunting yang lebih efektif. (*)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#kader Posyandu #pelatian pegisian SPT #stunting #Stikes Estu Utomo #business plan #universitas sugeng hartono #pangan lokal