RADARSOLO.COM - Paduan suara Divina Etnika dari Institut Seni Indonesia (ISI) Solo menorehkan prestasi pada ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Tengah 2026.
Mereka menggondol gelar juara III dalam kompetisi paduan suara yang diikuti 17 perguruan tinggi se Jawa Tengah, di Balairung Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, belum lama ini.
Pada kompetisi tersebut, Divina Etnika tampil membawakan dua lagu, yakni Kicir-Kicir aransemen Yoyo Coy dan Aku Cinta Dia aransemen Rian Prasetya Yunanto.
Penampilan mereka diperkuat konsep visual bertema Abang None Betawi, yang memadukan harmoni anatara vokal, musik, serta tata busana.
Baca Juga: Cara Unik SDN Cemara Dua SSambut Murid Baru, Wali Kelas Dandan ala Harry Potter
Selain membawa pulang trofi juara III, sebanyak 10 mahasiswa ISI Surakarta juga masuk dalam jajaran tiga besar terbaik pada kompetisi tersebut.
Pembina l
Pembina paduan suara Denis Setiaji menyampaikan, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh anggota tim selama menjalani proses latihan.
"Prestasi ini buah dari kerja keras dan dedikasi seluruh anggota Divina Etnika. Kami tampil total dengan mengusung tema Abang None Betawi untuk menyempurnakan lagu yang dibawakan. Keberhasilan 10 mahasiswa kami masuk dalam jajaran tiga besar terbaik menjadi bukti kualitas talenta seni dari ISI Surakarta," ujarnya, Selasa (14/7).
Ia berharap prestasi yang diraih dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus berkarya sekaligus mengharumkan nama ISI Surakarta di tingkat yang lebih tinggi.
Sementara itu, pelatih lomba Rian Prasetya Yunanto mengatakan, aransemen yang dibawakan menuntut harmonisasi vokal yang kuat. Menurutnya, seluruh anggota tim mampu menampilkan performa maksimal di hadapan dewan juri.
"Kolaborasi antara musik, vokal, dan busana bertema Abang None Betawi berhasil menyampaikan pesan lagu dengan baik. Kami bangga bisa meraih juara III di tengah persaingan 17 perguruan tinggi se-Jawa Tengah," katanya. (alf/fer)
Editor : fery ardi susanto