RADARSRAGEN.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen menggelar turnamen sepak bola piala bupati selama dua pekan ke depan. Langkah ini diharapkan bisa menjaring pemain potensial dari seluruh pelosok Sragen. Kick off laga perdana digelar kemarin (15/10).
Pertandingan pembuka yakni mempertemukan tim Kecamatan Sambirejo melawan Kecamatan Sidoharjo. Seluruh pertandingan digelar di Stadion Taruna Sragen mulai pukul 15.30.
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati bersemangat dengan adanya Piala bupati ini. Pihaknya meminta tim yang bertanding untuk tetap menjaga sportivitas. Para pemain diharapkan bisa menunjukkan potensi terbaiknya untuk mengharumkan nama Sragen.
”Piala bupati ini sebagai ajang pembibitan, untuk menjaring atlet-atlet terbaik di Sragen dalam rangka meningkatkan prestasi sepak bola Bumi Sukowati,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Panitia Pelaksana (Panpel) Heru Cahyono menyampaikan pertandingan dengan format turnamen ini digelar hingga Jumat (27/10) mendatang. Selain laga pembuka, semifinal dan final, digelar dua pertandingan dalam sehari. Stadion Taruna dibuka untuk umum.
”Karena ini Bupati Cup dan untuk warga Sragen, maka tiketnya gratis,” terang Heru.
Dia menambahkan, 20 kecamatan di Sragen sudah mendaftarkan masing-masing tim. Dari tiap kecamatan sudah melalui proses rekrutmen.
”Kalau proses rekrutmen di kecamatan. Ada yang sudah jadi tim, ada yang seleksi pemain, tapi rata-rata seleksi. Karena sudah lama di Sragen tidak menggelar Bupati Cup, pertandingan antar kecamatan,” ujarnya.
Untuk hadiah, lanjutnya, juara mendapatkan Rp 7,5 juta, runner up Rp 5 juta. Sedangkan dua semifinalis mendapatkan Rp 3 juta. ”Tidak digelar perebutan tempat ke-3, jadi hadiah diberikan ke tim yang masuk semifinal,” jelasnya.
Heru berharap turnamen ini bisa menjaring bakat-bakat potensial di seluruh pelosok Sragen. Selain itu, para pemain dan tim dituntut untuk bertanding dengan sportif. Karena olahraga ini banyak digemari warga, maka tidak dikenakan tiket masuk. Warga Sragen bisa mendukung dengan leluasa. Selain itu panpel juga sudah mengantisipasi terkait masalah keamanan dan medis selama pelaksanaan bupati cup. (din/adi)
Editor : Damianus Bram