RADARSOLO.COM – Joey Pelupessy tampil memukau dalam debutnya bersama Timnas Indonesia saat menghadapi Bahrain di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa (25/3/2025) kemarin.
Meski tak mencetak gol maupun assist, namun kontribusinya di lini tengah membuat Skuad Garuda tampil dominan.
Pelupessy, gelandang berusia 31 tahun, baru dinaturalisasi bersama Dean James dan Emil Audero pada 10 Maret 2025.
Meski sudah dibawa saat laga tandang melawan Australia pada Kamis (20/3/2025) lalu, Pelupessy belum mendapat menit bermain dan hanya duduk di bangku cadangan.
Namun saat dipercaya tampil sebagai starter melawan Bahrain, ia langsung menunjukkan performa solid sebagai gelandang bertahan.
Selama 90 menit, ia sukses memutus alur serangan lawan dan menjadi tembok kokoh di depan lini belakang Indonesia.
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, menyebut bahwa performa apik Pelupessy bukanlah kejutan baginya.
Ia sudah mengenal Pelupessy sejak lebih dari satu dekade lalu saat melatih di FC Twente.
"Saya sudah mengenalnya sejak 2011. Waktu itu dia bermain sebagai bek kanan. Tapi saya melihat potensinya sebagai gelandang dan mengubah posisinya ke pemain nomor 6 (gelandang bertahan). Sejak saat itu, dia selalu bermain di posisi itu," ujar Kluivert dalam konferensi pers usai laga.
Kluivert menyebut penampilan Pelupessy sangat fantastis dan menjadi kunci penting dalam kemenangan Indonesia atas Bahrain.
Ia juga bangga karena Pelupessy memilih membela Timnas Indonesia dengan sepenuh hati.
“Saya sangat bangga dengannya karena dia memilih datang ke sini dan bermain untuk Timnas. Dia juga sangat bangga bisa mewakili negara ini,” tambah pelatih asal Belanda itu.
Joey Pelupessy mendapat pujian luas dari suporter Garuda karena kemampuannya dalam membaca permainan, memenangi duel, dan menjaga kestabilan di lini tengah.
Kemenangan 1-0 atas Bahrain mengantar Timnas Indonesia ke posisi keempat klasemen sementara Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan 9 poin dari 8 laga (2 menang, 3 imbang, 3 kalah).
Indonesia kini hanya terpaut satu poin dari Arab Saudi dan terus bersaing ketat dengan China dan Bahrain yang sama-sama mengoleksi 6 poin.
Dua laga tersisa akan menentukan nasib Garuda di babak kualifikasi. Indonesia akan menjamu China pada 5 Juni, lalu bertandang ke Jepang pada 10 Juni 2025. (dam)
Editor : Damianus Bram