RADARSOLO.COM - Persebi Boyolali menelan kekalahan pahit atas Persema Malang 1-2 pada lanjutan Liga 4 Putaran Nasional di Stadion Kebogiro, Boyolali, Selasa (29/4).
Gol semata wayang Nokha Birawa hanya mampu menipiskan jarak dari tim tamu, sementara Persema Malang sukses menjebol gawang Dwikus lewat aksi Alan Nuri di menit ke-8’, dan Galih Tri di menit ke-87’.
Usai laga, Head Coach Persebi Boyolali Doel Khamid menjelaskan, pemainnya sudah memberikan yang terbaik di lapangan. Hanya saja, para punggawa dinilai agak terganggu dengan kepemimpinan wasit di lapangan.
"Semua melihat sendiri, kami tidak perlu dibantu atau diuntungkan. Kami ingin sepak bola ini (lebih) baik. Tidak harusnya ini terjadi. Namun, sore ini anak-anak sudah tampil luar biasa, hanya saja terganggu," ucap Doel Khamid usai pertandingan.
Eks asisten Dewa United ini mengakui dua laga sisa di babak 32 besar harus dimaksimalkan dengan baik. Yakni saat nanti bertemu dengan PS Mojokerto Putera (1/5) dan PS Kwarta (3/5).
Selasa (29/4), kedua tim bertanding dan bermain imbang 0-0. Tapi perlu dicatat, grup S berlabel grup neraka. Ini artinya Persebi tak mudah untuk bisa menang karena persaingan sangatlah ketat, walaupun sejatinya mereka dapat keuntungan main di rumah sendiri.
"Tapi sekali lagi, saya sampaikan terima kasih banyak ke pemain. Kemudian mohon maaf kepada suporter kami tercinta di Boyolali dan sekitarnya bahwa hari ini belum bisa meraih hasil maksimal,” ungkapnya.
“Harapannya pemain harus segera lupakan hasil pertandingan ini, tidak boleh larut. Masih ada kesempatan dua kali (pertandingan) yang harus raih tiga poin," tambah Doel Khamid. (nis/nik)
Editor : Niko auglandy