Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Suporter Persis Solo Rusak Puskesmas dan Lukai Warga Usai Laga Madura United

Niko auglandy • Selasa, 12 Agustus 2025 | 22:20 WIB

TERLUKA: Korban Kamil mendapat perawatan di Puskesmas Tanjung, Sampang, usai terkena lemparan batu supporter Persis Solo, Sabtu (9/8) Malam.
TERLUKA: Korban Kamil mendapat perawatan di Puskesmas Tanjung, Sampang, usai terkena lemparan batu supporter Persis Solo, Sabtu (9/8) Malam.
 

RADARSOLO.COM – Aksi anarkis dilakukan oleh gerombolan yang diduga suporter Persis Solo.

Kerusuhan terjadi di Desa Dharma Tanjung, Kecamatan Camplong, Sampang, usai laga melawan Madura United di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (9/8) malam.

Aksi ini memicu kecaman dari berbagai pihak.

Sejumlah fasilitas kesehatan rusak dan beberapa warga terluka akibat lemparan batu.
Buradi, pemuda Desa Dharma Tanjung, menceritakan kronologi kejadian.

Sekira pukul 23.00, rombongan suporter Persis Solo yang pulang menggunakan bus berhenti di gapura selamat datang Sampang. Di lokasi itu, beberapa pemuda sedang berkumpul.

Tiba-tiba, suporter tersebut turun dari bus dan melakukan aksi anarkis. Para pemuda yang nongkrong berlarian untuk menyelamatkan diri, sebagian masuk ke Puskesmas Tanjung. Namun, suporter Persis Solo terus mengejar sambil melempar batu.

“Para pemuda yang nongkrong itu lari dan masuk ke Puskesmas Tanjung,” kata Buradi kepada Jawa Pos Radar Madura.

Akibatnya, kaca pintu dan kaca ambulans puskesmas pecah. Sepeda motor PCX milik pasien juga rusak.

Tak hanya itu, dua warga Desa Dharma Tanjung, yakni Kamil dan Edo, mengalami luka di kepala akibat lemparan batu.

“Luka-luka di kepala bagian depan, belakang, dan samping akibat lemparan batu suporter Persis Solo,” ungkap Buradi.

Dia mengecam keras aksi tersebut dan meminta PSSI turun tangan. Menurutnya, kejadian ini membuat warga Sampang resah setiap ada pertandingan dengan tim dari luar daerah.

Kepala Puskesmas Tanjung, Nurus Zakiyah, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut tiga korban mendapat perawatan: dua warga Dharma Tanjung dan satu warga Tlanakan, Pamekasan.

“Pasien dilakukan rawat jalan karena lukanya tidak terlalu berat. Ada luka di kepala dan lebam di punggung. Tidak sampai menyebabkan cedera otak, dan setelah perawatan sudah dipulangkan,” ujarnya.

Plh Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo, juga membenarkan bentrok itu. Ia menduga aksi terjadi karena kesalahpahaman setelah pertandingan di Pamekasan.

“Akibatnya ada satu korban yang terluka atas nama Muhammad Kamil Rohman, usia 15 tahun, warga Desa Dharma Tanjung,” tukasnya.

Jawa Pos Radar Madura telah berupaya menghubungi official Persis Solo untuk klarifikasi, namun hingga berita ini diturunkan, belum ada jawaban. (bai/bil/JPG/nik)

Editor : Niko auglandy
#Super League #persis solo #madura united