Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Head to Head Record Bhayangkara FC vs Persis Solo: Eks Rekan Setim Lionel Messi Berpotensi Jadi Batu Sandungan Kodai Tanaka dkk

Mannisa Elfira • Rabu, 27 Agustus 2025 | 01:13 WIB
DUEL UDARA: Persis Solo bertanding melawan Persija Jakarta di Stadion Manahan, belum lama ini.
DUEL UDARA: Persis Solo bertanding melawan Persija Jakarta di Stadion Manahan, belum lama ini.

RADARSOLO.COM – Pekan keempat Super League 2025/2026, Persis Solo akan menjalani laga berat di pulau Sumatera.

Lawan yang akan mereka hadapi tak mudah, yakni Bhayangkara Presisi Lampung FC yang datang di kompetisi kasta tertinggi liga Indonesia musim ini dengan status sebagai runner-up Liga 2 musim lalu.

Pertemuan kedua tim akan tersaji di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, 29 Agustus mendatang.

Lantas, bagaimana rekor pertemuan kedua kubu dalam beberapa tahun terakhir? Head-to-head record ternyata lebih condong ke Laskar Sambernyawa.

Dalam empat pertemuan terakhir di kasta tertinggi, Persis Solo memetik tiga kemenangan dan hanya sekali kalah atas Bhayangkara.

Pada pertemuan terakhir terjadi 30 April 2024, Persis mencuri tiga poin krusial lewat kemenangan tipis 1-0 di markas Bhayangkara.

Sebelumnya, 29 Oktober 2023, giliran Stadion Maguwoharjo yang jadi saksi kemenangan 2-1 Persis atas The Guardian.

Namun, bond kebanggaan wong Solo juga pernah merasakan pahitnya tumbang di kandang sendiri atas klub milik Polri tersebut, tepatnya pada 2 Februari 2023 saat Bhayangkara menang 3-1.

Sementara duel pertama kedua kubu di era Liga 1 terjadi pada 19 Agustus 2022. Kala itu laga ditutup manis dengan kemenangan tandang 1-0 untuk Persis Solo.

Untuk situasi saat ini, di atas kertas, Laskar Sambernyawa juga lebih unggul. Anak asuh Peter de Roo duduk di peringkat 9 klasemen sementara dengan koleksi 4 poin, hasil menang dari Madura United (2-1), imbang dengan PSBS Biak (2-2), dan kalah atas Persija Jakarta (0-3).

Sementara Bhayangkara Presisi Lampung FC masih terseok-seok di papan bawah, tepatnya di peringkat ke-15.

Dari tiga laga awal, Awan Setho dkk baru mengantongi satu poin hasil sekali imbang dengan PSM Makassar (1-1). Selebihnya tim ini dua kali kalah atas Borneo FC (0-1) dan Arema FC (1-2).

Tiga angka jadi harga mati bagi Persis Solo. Laskar Sambernyawa harus terus mengumpulkan poin untuk mengkerek posisi mereka di klasemen.

Setelah ditahan imbang PSBS, bond kebanggaan wong Solo segera berbenah dan menargetkan kemenangan atas Bhayangkara FC.

"Hasil ini (imbang atas PSBS) rasanya mengecewakan, karena Persis sempat mendominasi pertandingan. Tapi di menit menit akhir kami mencoba untuk kembali fokus menguasai pertandingan. Ada beberapa hari untuk evaluasi dan mengevaluasi hasil laga hari ini sebelum melakoni laga selanjutnya. Kami akan berbenah,” kata salah satu pemain Persis Solo Jordy Tutuarima, usai ditahan imbang PSBS, 23 Agustus lalu.

Persis Solo tetap wajib waspada atas kekuatan calon lawan. Bhayangkara sudah membuktikannya pada uji coba pramusim tim ini sukses mengalahkan klub Viskha FC asal Kamboja 2-0, Juli lalu.

Kualitas pemain Bhayangkara FC juga terbilang cukup berbahaya. Tim ini sukses merekrut Shanyder Borgelin, pemain asing kelahiran Florida tersebut pernah satu klub dengan Lionel Messi di Inter Miami, beberapa tahun lalu.

Bhayangkara FC juga kedatangan sosok Stjepan Plazonja. Bersama Hougang united dia sukses mencetak 14 gol dan 11 assist dalam 27 laga yang dijalaninya di Liga Singapura musim lalu. (nis/nik)

Editor : Niko auglandy
#Super League #persis solo #bhayangkara fc #liga 1