RADARSOLO.COM - Persaingan di daftar top skor BRI Super League 2025/26 semakin memanas. Striker asing Borneo FC Samarinda, Mariano Peralta, mulai menempel ketat torehan gol penyerang Arema FC, Dalberto Luan Belo.
Hingga pekan ke-11, Peralta telah mengemas sembilan gol, hanya terpaut satu gol dari Dalberto yang masih memimpin dengan sepuluh gol.
Peralta membuka keran golnya sejak pekan pertama. Saat itu, gol tunggalnya memastikan kemenangan Borneo FC atas Bhayangkara FC.
Ketajaman sang bomber berlanjut di pekan kedua ketika ia kembali menjadi penentu kemenangan Pesut Etam, kali ini atas PSBS Biak lewat skor identik 1-0.
Di pekan ketiga, Peralta kembali menunjukkan insting mencetak golnya. Ia menambah satu gol lagi dalam kemenangan 3-1 Borneo FC atas Persijap Jepara, semakin menegaskan perannya sebagai motor serangan tim.
Meski absen mencetak gol di pekan kelima ketika Borneo FC menang 3-1 atas PSIM Yogyakarta, Peralta tetap memberi kontribusi lewat satu assist.
Dia kemudian kembali ke jalur gol pada pekan keenam dengan membobol gawang Persis Solo, memastikan kemenangan tipis 1-0 bagi timnya.
Rentetan gol Peralta sempat terhenti di dua pertandingan berikutnya—menghadapi Persija Jakarta di pekan ketujuh dan Persik Kediri di pekan kesembilan.
Meski begitu, kontribusinya tidak benar-benar padam. Dalam laga kontra Persik, Peralta justru tampil sebagai kreator dengan menyumbang dua assist.
Striker Argentina itu kembali meledak dalam tiga pertandingan terakhir. Ia mencetak satu gol saat menghadapi Arema FC, kemudian menggila dengan dua gol ke gawang Dewa United, dan kembali membukukan dua gol saat melawan Semen Padang FC.
Dua gol terakhirnya tak hanya mempertebal koleksi pribadi, tetapi juga menandai sejarah baru bagi Borneo FC: 10 kemenangan beruntun di BRI Super League 2025/26.
Dengan performa konsisten dan kontribusi penting di lini depan, Peralta kini menjadi ancaman serius bagi Dalberto dalam perebutan gelar top skor musim ini. Persaingan keduanya dipastikan semakin panas seiring masih panjangnya perjalanan liga. (nik)
Editor : Niko auglandy