RADARSOLO.COM – Laga playoff degradasi Liga Nusantara 2025/2026 (Liga 3) memanas. Sejauh ini, enam tim dipastikan harus legawa turun kasta ke Liga 4 musim depan. Situasi ini membuat klub-klub tersebut harus memulai lagi perjuangan mereka dari level terbawah kompetisi sepak bola Indonesia.
Di Stadion UNS, Persikutim United memastikan diri tetap bertahan di Liga 3 usai menundukkan Persebata Lembata 2-0, Senin (2/2/2026). Gol penalti Johan Yoga Utama pada menit ke-53 dan tambahan gol Dicky Kurniawan di masa injury time memastikan kemenangan yang membawa napas lega bagi Persikutim.
Sehari sebelumnya, Persitara Jakarta Utara juga sukses mempertahankan posisi mereka di kasta ketiga. Bermain di jalur playoff degradasi, Persitara menekuk PSDS Deli Serdang 1-0 di Stadion UNS, Minggu (1/2/2026). Gol tunggal kemenangan dicetak melalui kerja keras tim yang memanfaatkan peluang matang.
Persitara memang harus melalui jalur playoff setelah hanya finis di posisi lima Grup B dengan 17 poin, hasil dari 4 kemenangan, 5 seri, dan 6 kekalahan. Empat kekalahan beruntun di akhir fase grup sempat membuat posisi mereka terancam. Situasi itu juga sempat dikaitkan dengan masalah finansial klub yang belum stabil.
Kemenangan di playoff degradasi membuka kembali harapan bagi Persitara untuk menatap kompetisi Liga 3 musim depan dengan lebih optimistis. Publik berharap klub kebanggaan Jakarta Utara ini bisa menelurkan lebih banyak pemain muda potensial untuk bersaing di kancah nasional.
Sementara itu, PSDS Deli Serdang dan Persebata Lembata harus menerima nasib pahit. Kegagalan meraih kemenangan di babak playoff degradasi memastikan kedua tim terdegradasi ke Liga 4 musim depan.
Sebelumnya, dua tim lain, yakni Waanal Brothers dan Perserang Serang, juga sudah dipastikan turun kasta. Perserang Serang menjadi juru kunci Grup B, sedangkan Waanal Brothers menempati posisi terbawah Grup D.
Lebih jauh, Persikabo 1973 dan Persewar Waropen bahkan sudah resmi mundur dari Liga Nusantara 2025/2026 sebelum kompetisi dimulai, sehingga otomatis turun ke Liga 4. Dengan demikian, enam tim kini siap memulai babak baru perjuangan mereka di kasta bawah Liga Indonesia musim depan. (nik)
Editor : Niko auglandy