RADARSOLO.COM – Direktur Teknik Asosiasi Sepak Bola Malaysia Ong Kim Swee mengaku prihatin melihat nasib Persis Solo yang harus terdegradasi ke Liga 2. Pelatih asal Malaysia yang sempat menukangi Laskar Sambernyawa pada musim 2024/2025 itu menilai Solo layak kembali memiliki tim di kasta tertinggi karena besarnya antusiasme suporter.
Pernyataan tersebut disampaikan Ong Kim Swee saat berada di Solo mendampingi Timnas Malaysia U-17 yang menjalani rangkaian laga Garuda Championship Series 2026 melawan Timnas Indonesia U-17 di Stadion Manahan.
Menurut Ong Kim Swee, Persis merupakan klub yang memiliki basis pendukung luar biasa. Dukungan suporter menjadi salah satu pengalaman yang paling membekas selama dirinya menangani tim kebanggaan Wong Solo tersebut.
"Ya, amat mendukacitakan ya, di mana Persis Solo bagi saya mempunyai satu fan ataupun suporter yang cukup fanatik dan senantiasa menyokong Persis Solo," ujarnya.
Mantan pelatih Timnas Malaysia itu mengaku tidak menyangka Persis harus mengakhiri musim dengan turun kasta. Padahal, atmosfer pertandingan di Stadion Manahan selalu menjadi salah satu kekuatan utama tim.
"Tetapi malangnya Persis Solo degradasi dan saya berharap juga mereka bisa kembali lolos ke Liga Super (Liga Utama) untuk satu musim," lanjutnya.
Baca Juga: Update Harga Emas Antam Sabtu Sore Akhir Pekan Ini, Pergerakan Kian Menggairahkan
Ong Kim Swee berharap Laskar Sambernyawa tidak membutuhkan waktu lama untuk kembali ke kompetisi kasta tertinggi. Menurutnya, keberadaan Persis di level tertinggi penting, bukan hanya bagi klub, tetapi juga bagi para suporternya.
"Ini penting di mana Persis Solo ataupun suporter yang di belakang tim membutuhkan pertandingan-pertandingan yang lebih berkualitas," tegasnya.
Baca Juga: Siapa David Nascimento? Pelatih Batu Timnas Indonesia U-17 Gantikan Kurniawan Dwi Yulianto
Selama menangani Persis pada musim 2024/2025, Ong Kim Swee memang belum mampu membawa tim keluar dari tekanan. Ia datang saat performa Persis sedang menurun dan berusaha memperbaiki kondisi tim hingga akhir kompetisi.
Berdasarkan catatan, pelatih berusia 54 tahun tersebut memimpin Persis dalam 23 pertandingan di semua ajang. Dari jumlah itu, Persis membukukan tujuh kemenangan, delapan hasil imbang, dan delapan kekalahan.
Rataan perolehan poinnya mencapai 1,26 poin per pertandingan. Meski mampu menghadirkan sejumlah hasil positif, catatan tersebut belum cukup untuk mengangkat performa Persis secara konsisten hingga akhirnya keduanya resmi tidak melanjutkan kerjasama di musim berikutnya.
Kini, Persis bersiap menghadapi tantangan baru di Liga 2 musim 2026/2027.
Target promosi dipastikan menjadi prioritas utama agar klub bersejarah asal Kota Bengawan itu dapat segera kembali bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026 Hari Ini: Kolombia Tekuk Ghana 1-0, Los Cafeteros Pastikan Tiket 16 Besar
Harapan serupa juga datang dari Ong Kim Swee. Baginya, Persis memiliki modal besar berupa fanatisme suporter, sejarah panjang, serta atmosfer pertandingan yang sulit ditemukan di banyak klub lain.
Modal tersebut dinilai menjadi kekuatan penting untuk bangkit dan mengembalikan Laskar Sambernyawa ke Liga 1 dalam waktu sesingkat mungkin. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy