Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Jatuh Tersenggol Motor Lain, Lansia Asal Pasar Kliwon Meninggal Diduga Tertabrak Mobil Dinas TNI

Antonius Christian • Minggu, 21 Januari 2024 | 20:02 WIB
Suasana di rumah duka, korban kecelakaan Ngatiyem, ampung Kusumodilagan, RT 01 RW 12, Kelurahan Joyosuran, Kecamatan Pasar Kliwon.
Suasana di rumah duka, korban kecelakaan Ngatiyem, ampung Kusumodilagan, RT 01 RW 12, Kelurahan Joyosuran, Kecamatan Pasar Kliwon.

RADARSOLO.COM - Seorang lanjut usia (lansia) meninggal dunia karena terlibat kecelakaan di Jalan Brigjend Slamet Sudiarto atau kawasan Gading Kidul Sabtu (20/1) malam.

Pihak keluarga menyebut kecelakaan melibatkan mobil dinas TNI. 

Korban diketahui bernama Ngatiyem,70, warga Kampung Kusumodilagan, RT 01 RW 12, Kelurahan Joyosuran, Kecamatan Pasar Kliwon.

Dihubungi via telepon, anak korban Adik Sigit Permana menjelaskan, kecelakaan terjadi saat sang ibu dibonceng Endang Lestari, adik Ngatiyem.

Mereka melintas di Jalan  Brigjen Slamet Sudiarto dari arah selatan menuju utara dengan mengendarai sepeda motor matic Honda Vario nopol AD 4435 ES.

"Jadi ibu saya posisinya diboceng tante. Posisi ibu duduk menyamping," ujarnya.

Dari keterangan yang diterima Sigit, setibanya di lokasi kejadian, motor Endang tersenggol motor lain dan menyebabkan oleng ke kanan.

Hal tersebut membuat Ngatiyem terjatuh dari jok sepeda motor. Nahas dari arah belakang, melintas mobil Pajero yang diduga merupakan kendaraan dinas militer.

Akibat kejadian tersebut, Ngatiyem tertabrak kendaraan dinas. 

"Dari keterangan saksi yang saya dapat, ada tiga orang anggota TNI yang turun. Yang membuat saya janggal, tante saya dibawa ke Kustati (RSI Kustati), kemudian ibu saya ke Moewardi (RSUD Dr Moewardi)," ujarnya.

"Kenapa tidak sama-sama dibawa Ke Kustati saja yang lebih dekat dari lokasi. Tante saya dibawa pakai ambulans, kalau ibu kurang tahu dibawa pakai apa. Ada satu KTP yang diduga milik salah seorang anggota TNI tadi," urai Sigit.

Sigit mengatakan, ibunya meninggal karena mengalami luka di bagian kepala. Sedangkan tantenya masih dirawat di RS

Jenazah Ngatiyem dimakamkan di TPU Daksinoloyo, Dawung, Minggu (21/1) siang.

Sigit yang merupakan wartawan di Palangkaraya mendapat informasi kematian Ngatiyem, Sabtu sekitar pukul 19.49. Dia  terbang ke Solo via Banjarmasin Minggu pagi.

Ditambahkan Sigit, belum ada respons dari pihak TNI terkait kejadian itu. 

Pihak keluarga sudah melaporkan kecelakaan tersebut ke Unit Laka Satlantas Polresta Solo dan diarahkan melapor pula ke Denpom IV/4 Surakarta apabila benar melibatkan oknum anggota TNI.

Disinggung apakah sudah membuat laporan ke Denpom? Sigit mengatakan belum karena masih mengurus pemakaman korban.

"Keluarga di sini terbatas untuk mengurus hal tersebut. Alangkah baiknya oknum itu berjiwa kesatria melapor ke pimpinannya dan bertemu keluarga kami," pungkas Sigit.

Sementara itu, hingga berita ini dimuat, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kecelakaan itu. (atn)

Editor : Damianus Bram
#kecelakaan #tni #laka lantas #mobil dinas #lansia #satlantas polresta solo