RADARSOLO.COM - Revitalisasi Rusunawa Semanggi atau kini dikenal sebagai Rusunawa Mojo akan dimulai tahun ini.
Setelah detail engineering design (DED) kawasan ini rampung pada awal tahun ini, pekerjaan konstruksi akan segera dilakukan.
Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperum KPP) Kota Solo Taufan Basuki memastikan pembangunan Rusunawa Mojo akan segera dilakukan dalam waktu dekat.
Meski demikian, dia belum bisa memastikan bulan pelaksanaan proyek ini.
Dalam DED itu, rusunawa yang terdiri dari dua tower dengan lima lantai itu nanti akan dibangun ulang agar lebih menarik.
Tidak hanya dibangun ulang dengan bangunan dan kapasitas lebih banyak, namun kawasan sekitar juga akan ditata agar menjadi lebih nyaman untuk masyarakat.
DED yang baru itu menunjukkan adanya dua tower dengan lebih banyak daya tampung untuk hunian warga.
Jika sebelumnya rusunawa itu hanya menampung 198 unit, bangunan baru nanti akan memiliki 248 unit sehingga seluruh penghuni lama bisa kembali menempati bangunan baru. Ditambah ratusan unit lainya untuk warga atau penghuni baru.
“Dua tower, delapan lantai, 248 unit. Tapi untuk tahun ini yang dibangun baru satu tower dulu. Anggarannya kami belum tahu, tapi semua (biaya dan pembangunan, Red) dari pusat,” terang Taufan.
Sekadar informasi, rencana revitalisasi Rusunawa Mojo muncul sejak pertengahan 2021.
Banyaknya kerusakan fisik dari bangunan yang digarap di era Wali Kota Joko Widodo itu membuat pemkot merencanakan pembangunan ulang dengan mekanisme merobohkan dan mendirikan bangunan baru yang lebih tahan lama.
Pengosongan dilakukan pada akhir 2022 hingga awal 2023 lalu pascapenghuni setempat mendapatkan dana bantuan Rp 5 juta per KK pada September 2022.
“Memang benar kalau dulu warga terdampak itu diberi tali asih Rp 5 juta per KK. Saat ini penghuni rusunnya mayoritas kontrak atau sewa kos, tapi warga sudah dibuatkan SK wali kota. Kalau nanti setelah pembangunan selesai kami (penghuni lama, Red) bisa masuk kembali,” kata Ketua RT 07 RW 02 Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon (penguin eks Rusunawa Semanggi Tower B, Red). (ves/bun)
Editor : Damianus Bram